web analytics
  

Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Kembali Membengkak

Sabtu, 8 Agustus 2020 19:26 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Kembali Membengkak, COVID-19,Kabupaten Cirebon

Swab test di Kabupaten Cirebon (Ayocirebon/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Kabupaten Cirebon kembali mencatatkan pembengkakan besar kasus Covid-19. Hingga Agustus 2020, total 94 kasus terkonfirmasi di Kabupaten Cirebon.

Per Sabtu (8/8/2020) terkonfirmasi 16 kasus baru dari berbagai kalangan, mulai mahasiswa hingga pegawai di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) dan kantor pemerintahan.

Berdasarkan data otoritas penanganan Covid-19 setempat, sebanyak 10 kasus baru itu merupakan pegawai dan kader PKM, masing-masing 8 kasus dari PKM Sedong dan 2 kasus dari PKM Sindanglaut.

Dari 10 kasus di PKM, 9 orang berjenis kelamin perempuan dan seorang lainnya laki-laki. Rentang usia seluruhnya 26-47 tahun.

Mereka yang terkonfirmasi positif itu, 9 pasien dinyatakan tanpa gejala dan menjalani karantina mandiri. Sementara, 1 pasien dirawat di rumah sakit karena menunjukkan gejala Covid-19.

"Kasus baru di PKM itu merupakan hasil tes swab di lingkungan tenaga kesehatan di Kabupaten Cirebon," jelas Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon yang juga anggota Divisi Pelayanan Informasi, Pusat Data, TIK, dan Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanan Abdul Manan kepada Ayocirebon.com (Ayo Media Network)

Selain pegawai dan kader PKM, 4 kasus baru diketahui merupakan pegawai pada 2 instansi Pemkab Cirebon, masing-masing 3 pegawai Dinas Kesehatan dan 1 pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). 

Ke-4 pasien baru itu seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dengan rentang usia 25-55 tahun. Mereka diketahui tanpa gejala dan kini menjalani karantina mandiri.

Sementara, 1 kasus baru lain yakni seorang mahasiswa laki-laki berusia 20 tahun. Berdasarkan hasil pelacakan, dirinya pernah melakukan perjalanan ke Surabaya, Jawa Timur.

"Pasien tanpa gejala dan menjalani karantina mandiri," ujar Nanan.

Selain pegawai dan mahasiswa, seorang perempuan berusia 51 tahun yang berprofesi sebagai pedagang juga terkonfirmasi positif. Pasien diketahui menunjukkan gejala Covid-19 hingga akhirnya harus dirawat di salah satu rumah sakit di Kabupaten Cirebon.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers