web analytics
  

Pesawat Air India Express Jatuh, 18 Orang Meninggal

Sabtu, 8 Agustus 2020 15:36 WIB
Umum - Internasional, Pesawat Air India Express Jatuh, 18 Orang Meninggal, Air India Express,Pesawat Jatuh

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Air India Express yang ditumpangi 191 orang jatuh di sebuah lembah hingga terbelah menjadi dua bagian saat mendarat di bandara Kozhikode Kerala, Jumat (7/8/2020).

Menyadur Gulf News, Sabtu (8/8/2020), penerbangan khusus yang menggunakan pesawat Boeing 737 tergelincir saat landing di bandara Kozhikode Kerala pada Jumat.

Pesawat tersebut terbang dari Dubai untuk membawa kembali orang-orang India yang terlantar karena pandemi virus corona.

Pesawat melewati landasan di Kozhikode di negara bagian Kerala pada Jumat malam kemudian menabrak tanggul hingga badan pesawat terbelah menjadi dua, menurut laporan berita setempat.

"Bahan bakar bocor sehingga merupakan keajaiban bahwa pesawat tidak terbakar, jumlah korban bisa jauh lebih tinggi," kata seorang pejabat senior darurat di tempat kejadian.

Renjith Panangad, seorang penumpang berumur 34 tahun tersebut menuturkan bahwa saat pesawat itu menyentuh tanah dan kemudian semuanya menjadi "kosong".

"Setelah kecelakaan itu, pintu darurat terbuka dan entah bagaimana saya menyeret diri saya keluar," katanya.

"Bagian depan pesawat hilang--benar-benar hilang. Saya tidak tahu bagaimana saya melakukannya, tetapi saya bersyukur. Saya masih terguncang," katanya.

Menteri Penerbangan Hardeep Singh Puri mengatakan, jumlah korban tewas akibat insiden tersebut meningkat menjadi 18 orang.

Korban tewas termasuk dua pilot serta bayi berusia 10 bulan dan 18 bulan, menurut laporan AFP dari daftar rumah sakit. Sedikitnya 15 orang menderita luka kritis, kata dokter.

Dalam wawancara eksklusif dengan Gulf News, pendiri Aster MIMS Hospital, Dr Azad Moopen mengonfirmasi berita tersebut pada Jumat malam.

"Saat ini ada 38 pasien yang dirawat di MIMS. Tiga orang meninggal karena luka-luka mereka. Tiga orang lainnya kritis. Ada kebutuhan mendesak akan darah O negatif untuk pasien." kata Dr Azad.

"Kami sudah mengerahkan segalanya untuk korban. Kami memiliki kemampuan penuh untuk menghadapi krisis yang tidak menguntungkan seperti ini," katanya.

"Itu adalah bencana yang menunggu untuk terjadi. Sudah lama kami meminta landasan pacu di atas lembah untuk diperpanjang hingga 12.000 kaki. Saat ini ketinggian 9.000 kaki. Kami berharap ini segera direalisasikan," kata Dr Moopen.

Tim dari Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) yang menyelidiki kecelakaan pesawat Air India Express di bandara Kozhikode sudah menemukan kotak hitam (black box) pada hari Sabtu.

Kotak hitam merekam percakapan antara pilot dengan menara pengawas lalu lintas udara, selain dari data penerbangan. Penerbangan tersebut dipimpin oleh pilot veteran DV Sathe dan co-pilot Akhilesh Kumar.

Menurut pedoman penerbangan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan penyelidikan rinci dan mengidentifikasi penyebab kecelakaan yang sebenarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Pakar Angkasa Berkumpul Bahas Strategi, Asteroid Bakal Tabrak Bumi?

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 20:54 WIB

Pakar luar angkasa akan berkumpul bulan ini untuk menyusun strategi jika asteroid menabrak Bumi. Bahasan itu akan dikemu...

Umum - Internasional, Pakar Angkasa Berkumpul Bahas Strategi, Asteroid Bakal Tabrak Bumi?, asteroid tabrak bumi,Konferensi Pertahanan Planet,Dampak Asteroid Hipotetis PDC 2021,Asteroid,asteroid pdc 2021,asteroid adalah

Indonesia Tak Masuk Daftar Penerbangan Maskapai Saudi, Ada Apa?

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 17:28 WIB

Maskapai Saudi akan memulai kembali penerbangan internasional pada 17 Mei pukul 13.00 waktu setempat. Terdapat 20 negara...

Umum - Internasional, Indonesia Tak Masuk Daftar Penerbangan Maskapai Saudi, Ada Apa?, Daftar Penerbangan Maskapai Saudi,Maskapai Saudi,penerbangan internasional,Indonesia Tak Masuk Daftar Penerbangan Maskapai Saudi,pembukaan penerbangan Saudi,negara terlarang memasuki Saudi,Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi

Divaksin Covid-19, Warga New York Dapat Hadiah Selinting Ganja

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 15:26 WIB

Warga New York, Amerika Serikat, yang telah divaksinasi Covid-19 mendapat hadiah unik berupa lintingan ganja.

Umum - Internasional, Divaksin Covid-19, Warga New York Dapat Hadiah Selinting Ganja, Warga New York,Divaksin Covid-19 Dapat Ganja,Ganja Hadiah Divaksin Covid-19,divaksinasi Covid-19,lintingan ganja,hadiah unik,pengesahan aturan ganja,ganja gratis,penggemar ganja

Astronom Temukan Lubang Hitam yang Paling Dekat dengan Bumi

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 15:11 WIB

Astronom telah menemukan lubang hitam terdekat yang diketahui ke Bumi. Benda aneh kecil yang dijuluki 'The Unicorn' yang...

Umum - Internasional, Astronom Temukan Lubang Hitam yang Paling Dekat dengan Bumi, lubang hitam,lubang hitam dekat bumi,The Unicorn,lubang hitam The Unicorn

Warga New York Dapat Ganja Gratis Setelah Divaksin, untuk Apa?

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 13:55 WIB

Ini diberikan kepada siapa pun yang membawa bukti sudah menerima suntikan vaksin.

Umum - Internasional, Warga New York Dapat Ganja Gratis Setelah Divaksin, untuk Apa?, Ganja Gratis,Warga New York,New York,Ganja,Vaksin,Vaksinasi,Suntikan Vaksin,Amerika Serikat

Muncul Ancaman Demam Babi Afrika, Begini Strategi China

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 13:28 WIB

Demam babi afrika muncul di sejumlah provinsi di China dan menyebabkan kerugian signifikan.

Umum - Internasional, Muncul Ancaman Demam Babi Afrika, Begini Strategi China , Demam Babi Afrika,China,penyakit hewan,zona bebas penyakit

Dianggap Gunakan Data Anak, TikTok Digugat Pelanggaran Berat

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 11:51 WIB

Tiktok dituduh sebagai layanan pengumpulan data dan jaringan sosial terselubung, yang sengaja dan berhasil menipu orang...

Umum - Internasional, Dianggap Gunakan Data Anak, TikTok Digugat Pelanggaran Berat, TikTok,Uni Eropa,Anne Longfield,Inggris,mantan komisaris anak-anak untuk Inggris

Hacker China Diklaim Menyerang Perusahaan dan Lembaga Jepang

Internasional Kamis, 22 April 2021 | 11:24 WIB

Kelompok peretas itu diyakini terkait dengan militer China.  

Umum - Internasional, Hacker China Diklaim Menyerang Perusahaan dan Lembaga Jepang, Hacker,Peretas,China,Jepang,Militer China,Serangan Siber

artikel terkait

dewanpers