web analytics
  

Peran Anita Kolopaking di Kasus Djoko Tjandra Dibongkar Polisi

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:58 WIB
Umum - Nasional, Peran Anita Kolopaking di Kasus Djoko Tjandra Dibongkar Polisi, Anita Kolopaking,Surat Jalan Djoko Tjandra,Kasus Djoko Tjandra

Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Anita Kolopaking mendatangi Bareskrim Polri melaporkan akun Twitter @xdigeeembok. (Suara.com/Ria Rizki)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pengacara Djoko Tjandra yang menjadi tersangka kasus surat jalan, Anita Kolopaking, resmi ditahan.

Kepastian tersebut terjadi seusai penyedik Bareskrim Polri rampung memeriksa Anita selaku tersangka, Sabtu (8/8/2020) dini hari tadi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigjen Awi Setyono mengatakan, Anita dicecar 55 pertanyaan. Seusai pemeriksaan, Anita resmi ditahan.

"Jadi selama pemeriksaan ada sekitar 55 pertanyaan yang disampaikan penyidik dan kesempatan itulah yang bersangkutan melakukan klarifikasi dan melakukan pertanyaan-pertanyaan," kata Awi di Mabes Polri, Sabtu (8/8/2020).

Awi menjelaskan, pertanyaan yang dilayangkan kepada Anita berkaitan dengan peran dia dalam kasus ini. Salah satunya peran Anita selama pembuatan surat palsu.

"Ya peran yang bersangkutan selama pembuatan surat jalan palsu tersebut. Kemudian yang tadi disampaikan menjembatani ini dalam hal apa saja, tentunya ini digali penyidik mulai poin per poin, waktu ke waktu. tentunya waktu kan berjalan kan tidak langsung jadi begitu," katanya.

Awi menerangkan, dasar penahanan tersebut lantaran Anita merupakan sosok yang menjembatani Djoko Tjandra. Salah satunya dengan membuat surat palsu.

"Pertama yang jelas peran yang bersangkutan seperti kemarin kami sampaikan yang bersangkutan selama ini menjembatani kepentingnnya Djoko Tjandra dengan surat jalan palsu yang dibuat oleh BJP PU," tutur Awi.

Berkaitan dengan skandal kasus 'surat sakti' Djoko Tjandra, Anita Kolopaking resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Dit Tipidum Bareskrim Polri pada Kamis (30/7/2020). Penetapan status tersangka dilakukan penyidik setelah memeriksa 23 saksi dan melakukan gelar perkara.

Hasilnya, Anita Kolopaking dipersangkakan telah melanggar Pasal 263 Ayat 2 KUHP berkaitan dengan pembuatan surat palsu.

Selain itu, dia dipersangkakan telah melanggar Pasal 223 KUHP, yakni memberi bantuan atau pertolongan terhadap Djoko Tjandra selaku buronan untuk meloloskan diri. Atas perbuatannya, Anita Kolopaking pun terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers