web analytics

Presiden Lebanon Sebut Ledakan Beirut Kemungkinan dari Serangan

clockSabtu, 8 Agustus 2020 13:27 WIB
Umum - Internasional, Presiden Lebanon Sebut Ledakan Beirut Kemungkinan dari Serangan, Ledakan di Beirut,Lebanon,Serangan,Bom,Amonium Nitrat

Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). (AFP)

UNICEF mengatakan 100 ribu anak Lebanon telah kehilangan rumah akibat ledakan dan 120 sekolah yang melayani 55 ribu anak telah rusak.

BEIRUT, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Lebanon Michel Aoun menyatakan, ledakan dahsyat yang menghancurkan sebagian besar Kota Beirut beberapa hari lalu mungkin disebabkan serangan rudal atau bom.

Pernyataan ini membuka spekulasi baru setelah sebelumnya ledakan diduga berasal dari amonium nitrat.

"Insiden itu mungkin akibat kelalaian atau intervensi eksternal melalui rudal atau bom," kata Aoun, Jumat (7/8/2020) dikutip dari Arab News.

Aoun menyatakan, pemerintah Lebanon telah meminta bantuan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk memberi kami foto udara untuk menentukan keberadaan pesawat atau rudal. "Jika Prancis tidak memiliki foto seperti itu, maka kami mungkin akan mencarinya dari negara bagian lain untuk menentukan apakah ada serangan asing," katanya.

Presiden mengatakan, Macron marah atas peristiwa yang telah terjadi dan  penyelidikan akan menargetkan semua orang yang bertanggung jawab secara langsung. Pengadilan Lebanon akan mengadili semua pejabat terlepas dari jabatannya. Saat ini 19 tersangka telah ditangkap dan mantan direktur jenderal bea cukai Lebanon, Chafic Merhy, telah diinterogasi oleh polisi militer.

Lebih dari 2.700 ton amonium nitrat telah disimpan di gudang pelabuhan selama enam tahun yang diduga meledak akibat kelalalian. Namun terdapat laporan yang bertentangan mempertanyakan pihak berwenang Lebanon memutuskan untuk mengosongkan pengiriman bahan peledak. Kapten Kapal menyatakan armadanya yang membawa kargo yang mudah terbakar itu sedang menuju dari Georgia ke Mozambik ketika berhenti di pelabuhan Lebanon untuk memuat besi.

Aoun menuturkan, ada banyak pertanyaan tentang cara bahan peledak dikosongkan di pelabuhan, siapa yang bertanggung jawab untuk menyimpannya di sana selama enam tahun, dan apakah ledakan itu terjadi secara tidak sengaja atau disengaja. Semua tersebut akan dilakukan investigasi secara mendalam untuk menemukan jawabannya.

Menteri Kesehatan Hamad Hasan mengatakan, jumlah orang yang terluka meningkat menjadi 5.000 menurut catatan rumah sakit dan 20 persen membutuhkan rawat inap, dengan 120 orang dalam kondisi kritis. Jumlah korban luka bisa jauh lebih tinggi, terutama karena ratusan orang pergi ke apotek atau klinik swasta untuk berobat dan tidak mendaftarkan nama mereka.

Komandan Angkatan Darat Lebanon Jenderal Joseph Aoun memeriksa tim pencarian dan penyelamatan lokal dan asing di Pelabuhan Beirut yang telah dinyatakan sebagai daerah terlarang. Penduduk melaporkan pencurian di rumah dan toko yang rusak pada malam hari, terutama karena daerah yang rusak kehilangan aliran listrik.

"Lebih dari 300 ribu orang memiliki tempat tinggal mereka yang rusak seluruhnya atau sebagian karena ledakan, yang menyebabkan mereka mengungsi," ujar perwakilan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) di Lebanon, Mireille Girard. UNICEF mengatakan 100 ribu anak Lebanon telah kehilangan rumah akibat ledakan dan 120 sekolah yang melayani 55 ribu anak telah rusak.

Amerika Serikat menyumbangkan lebih dari 17 juta dolar AS dalam bentuk bantuan ke Lebanon, selain bantuan keuangan kepada Palang Merah Lebanon. Sementara Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan akan menyediakan tenda, tempat tidur, selimut, dan bantuan lainnya melalui Badan Kerja Sama Internasional Jepang.

Inggris mengatakan bahwa HMS Enterprise akan berlayar ke Lebanon untuk menilai kerusakan di Pelabuhan Beirut. Mereka akan membantu memulihkan operasi pelabuhan yang normal, bersama dengan bantuan militer dan sipil senilai lebih dari  6,5 juta dolar AS.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Dalam 6 Bulan, Produsen Vaksin Covid-19 Untung Hingga Ratusan Trilyun

Internasional Jumat, 30 Juli 2021 | 13:16 WIB

Wabah Covid-19 jadi berkah tersendiri bagi produsen vaksin AstraZeneca. Perusahaan dari Oxford itu mengumumkan hasil pe...

Umum - Internasional, Dalam 6 Bulan, Produsen Vaksin Covid-19 Untung Hingga Ratusan Trilyun, Produsen Vaksin Covid-19,Keuntungan Produsen Vaksin Covid-19,hasil penjualan vaksin covid-19,penjualan vaksin covid-19,Pendapatan Produsen Vaksin Covid-19

Park Seo Joon Bakal Bertolak ke Amerika untuk Syuting Captain Marvel 2

Internasional Jumat, 30 Juli 2021 | 13:15 WIB

Aktor Korea Park Seo Joon ramai dikabarkan akan menjadi salah satu pemain dalam film superhero garapan Marvel. Dia diseb...

Umum - Internasional, Park Seo Joon Bakal Bertolak ke Amerika untuk Syuting Captain Marvel 2, Park Seo Joon,Park Seo Joon Captain Marvel 2,Park Seo Joon Captain Marvel,Captain Marvel 2

Bakar Semangat! Ini Rekomendasi 5 Film Usung Tema Olimpiade

Internasional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:27 WIB

Berlangsungnya Olimpiade Tokyo 2020 mengingatkan beberapa film tentang ajang kontes olahraga itu. Moto Olimpiade diketah...

Umum - Internasional, Bakar Semangat! Ini Rekomendasi 5 Film Usung Tema Olimpiade, Film Hollywood,film tema Olimpiade,Race,Fists of Freedom,One Day in September,Foxcatcher

Sudah Vaksinasi Penuh, Turis Bisa Masuk Arab Saudi Tanpa Karantina

Internasional Jumat, 30 Juli 2021 | 06:56 WIB

Kementerian Pariwisata Arab Saudi pada Kamis, 29 Juli 2021, mengumumkan wisatawan yang sudah divaksin penuh dapat memasu...

Umum - Internasional, Sudah Vaksinasi Penuh, Turis Bisa Masuk Arab Saudi Tanpa Karantina, Arab Saudi,Syarat ke Arab Saudi,Vaksinasi Covid-19,Umrah

Soal Umrah, Indonesia Masih Tunggu 'Kabar Baik' dari Saudi

Internasional Kamis, 29 Juli 2021 | 12:47 WIB

Sampai saat ini pemerintah RI belum menerima pemberitahuan secara resmi dari pemerintah saudi terkait pelaksanaan umrah...

Umum - Internasional, Soal Umrah, Indonesia Masih Tunggu 'Kabar Baik' dari Saudi , pelaksanaan umrah dan haji,ibadah umrah,Ibadah Umrah dibuka,Pembukaan Ibadah Umrah,penyelenggaran umrah

5 Drakor Kisah Sedih, Dijamin Bikin Baper!

Internasional Kamis, 29 Juli 2021 | 12:45 WIB

Drama Korea menghadirkan berbagai cerita, mulai dari cerita cinta, detektif, horor, sampai cerita sedih. Drakor yang men...

Umum - Internasional, 5 Drakor Kisah Sedih, Dijamin Bikin Baper!, Drama Korea (Drakor),Drakor,nonton drakor,rekomendasi drama Korea,Rekomendasi Drama Korea Terbaru,drakor cerita sedih

Begini Foto Paru-paru Pasien Covid-19 Sebelum dan Sesudah Vaksin

Internasional Rabu, 28 Juli 2021 | 11:44 WIB

Beredar di media sosial foto rontgen yang menunjukkan perbedaan paru-paru pasien Covid-19 yang belum divaksin dan sudah...

Umum - Internasional, Begini Foto Paru-paru Pasien Covid-19 Sebelum dan Sesudah Vaksin, paru-paru sesudah divaksin,paru-paru sebelum divaksin,foto paru-paru sesudah divaksin,Pasien Covid-19

Varian Delta Menyebar, Kasus Covid-19 di China Melonjak

Internasional Selasa, 27 Juli 2021 | 20:37 WIB

China melaporkan lonjakan kasus Covid-19 pada Selasa di tengah penyebaran varian Delta di negara tersebut. Sebanyak 71 k...

Umum - Internasional, Varian Delta Menyebar, Kasus Covid-19 di China Melonjak, Pandemi Covid-19 di China,Varian Delta,Kasus Covid-19 di China

artikel terkait

dewanpers
arrow-up