web analytics
  

Djoko Tjandra Isolasi Mandiri 14 Hari di Lapas Salemba

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:23 WIB
Umum - Nasional, Djoko Tjandra Isolasi Mandiri 14 Hari di Lapas Salemba, Djoko Tjandra,Korupsi,Isolasi Mandiri,Lapas Salemba

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. (Republika/Antara)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19 setelah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat.

"Saat ini, Djoko Tjandra melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19 sekaligus menjalankan masa pengenalan lingkungan (mapenaling) di sel isolasi," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti, Sabtu (8/8/2020)

Rika mengatakan, setelah 14 hari selesai menjalanakan isolasi mandiri, mapenaling, dan juga hasil rapid test (tes cepat) Covid-19 menunjukkan hasil nonreaktif, Djoko Tjandra akan ditempatkan bersama tahanan lainnya di kamar blok hunian untuk menjalankan pidana dan program pembinaan.

Dia menjelaskan Djoko Tjandra per 31 Juli 2020 telah dieksekusi oleh Kejaksaan dan menjadi narapidana dengan ditempatkan sementara di Rutan Salemba Cabang Bareskrim Polri karena masih dibutuhkan pemeriksaannya oleh Bareskrim Polri.

"Pada Jumat (7/8/2020), narapidana atas nama Djoko Tjandra selesai dilakukan pemeriksaan oleh Bareskrim. Oleh karena itu selanjutnya Djoko Tjandra dikembalikan ke Rutan Salemba," ucap Rika.

Selanjutnya pada hari yang sama, kata dia, Djoko Tjandra dipindahkan ke Lapas Salemba untuk menjalankan pidananya sebagai warga binaan.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra untuk saat ini sudah dirasa cukup.

"Pemeriksaan Djoko Tjandra untuk sementara kami rasa sudah cukup. Oleh karena itu, kami berkoordinasi dengan Dirjen Pas untuk penempatan Djoko Tjandra selanjutnya," ucap Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Dalam kesempatan itu, Listyo menyampaikan bahwa gelar perkara kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi terkait pengurusan penghapusan "red notice" atas nama Djoko Tjandra akan diadakan pekan depan.

"Minggu depan kami akan melaksanakan gelar dalam rangka penetapan tersangka untuk kasus tipikor dengan mengundang rekan-rekan dari KPK," ucap Listyo.

Diketahui, kasus dugaan korupsi tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan pada Kamis (6/8/2020).
 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:33 WIB

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera mengumumkan Surat Edaran (SE) turunan larangan mudik 2021.

Umum - Nasional, Cermati, Surat Edaran Turunan Larangan Mudik Diumumkan Sore Ini, Surat Edaran Turunan,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Surat Edaran (SE)

Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 15:18 WIB

India kini menjadi negara yang diwaspadai karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Umum - Nasional, Penjelasan Imigrasi soal Rombongan WN India Bisa Masuk Indonesia, rombongan warga India masuk ke Indonesia,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,lonjakan kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19,Warga India ke Indonesia,Penerbangan penumpang dari India,penambahan kasus Covid-19,tsunami Covid-19,varian virus corona

DPR Semprot Imigrasi, Jangan Sembarangan Izinkan WNA Masuk

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 14:01 WIB

Imigrasi harus lebih berhati-hati dalam menerima WNA asal India. Jangan sampai menyebabkan lonjakan kasus juga di Indone...

Umum - Nasional, DPR Semprot Imigrasi, Jangan Sembarangan Izinkan WNA Masuk, DPR Semprot Imigrasi,WNA asal India,lonjakan kasus covid-19 di Indonesia,Kasus Covid-19,kedatangan 127 WNA asal India,kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19 di India,lonjakan kasus Covid-19

11 Aturan Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Wajib Genose

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 13:54 WIB

Pemerintah mengeluarkan aturan perjalanan mudik terbaru menjelang lebaran 2021 atau Idul Fitri 1442 H. Aturan tersebut m...

Umum - Nasional, 11 Aturan Perjalanan Mudik Lebaran 2021, Wajib Genose, Mudik Lebaran,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,larangan Mudik lebaran tahun 2021,Penegakan Aturan Larangan Mudik 2021,Aturan Larangan Mudik,aturan larangan mudik Lebaran 2021,Aturan Larangan Mudik 2021,GeNose

Jozeph Paul Zhang Bakal Pulang Jika Diangkat Jadi Menteri Agama

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 13:45 WIB

Tersangka penistaan agama Jozeph Paul Zhang akan pulang ke Indonesia jika Presiden Jokowi mengangkatnya menjadi Menteri...

Umum - Nasional, Jozeph Paul Zhang Bakal Pulang Jika Diangkat Jadi Menteri Agama, Jozeph Paul Zhang,Tersangka penistaan agama,Penghina Agama,penghina Nabi Muhammad cabul,Jozeph Paul Zhang Bakal Pulang,Presiden Jokowi,Menteri Agama,Jozeph Paul Zhang Diburu Polri,Jozeph Paul Zhang Diburu Interpol

Resmi! Warga India Dilarang Masuk Indonesia

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 13:35 WIB

Pemerintah Indonesia resmi menutup pintu masuk bagi setiap orang yang berasal atau baru melakukan perjalanan dari India...

Umum - Nasional, Resmi! Warga India Dilarang Masuk Indonesia, Warga India Dilarang Masuk Indonesia,Warga India Dilarang,Warga India,pemerintah Indonesia,menutup pintu masuk,Warga Negara Asing,lonjakan kasus Covid-19 di India,tsunami Covid-19,tsunami Covid-19 di India,tsunami Covid-19 India

MUI Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 12:47 WIB

MUI meminta masyarakat untuk bijak memutuskan Salat Idulfitri 1442 Hijriah tetap di rumah saja karena pandemi Covid-19 b...

Umum - Nasional, MUI Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah, Salat Idulfitri di Rumah,Aturan Salat Idulfitri 2021,Majelis Ulama Indonesia (MUI),Salat Idulfitri 1442 Hijriah,Pandemi Covid-19,Salat Idulfitri,silahturahmi secara virtual,aturan pembatasan Covid-19,Ramadan dan Idulfitri

TNI Masih Kejar Titik Magnet dari Kapal Selam Nanggala-402

Nasional Jumat, 23 April 2021 | 12:45 WIB

Pencarian kapal selam Nanggala-402 yang hilang di Perairan Bali masih terus dilakukan hingga hari ini, Jumat, 23 April 2...

Umum - Nasional, TNI Masih Kejar Titik Magnet dari Kapal Selam Nanggala-402, Kapal Selam Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak,KRI Nanggala-402,magnet Kapal selam Nanggala-402

artikel terkait

dewanpers