web analytics
  

Bahaya dan Cara Mengatasi Kebiasaan Ngemil

Jumat, 7 Agustus 2020 11:04 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Bahaya dan Cara Mengatasi Kebiasaan Ngemil, Ngemil,Kesehatan,bahaya ngemil

Buah-buahan, pilihan makanan yang mengandung fiber dan dapat dijadikan cemilan sehat. (unsplash/@element5digital)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Ngemil sepertinya sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari sejumlah orang. Padahal beberapa ahli mengatakan, kebiasaan ngemil bisa berdampak pada kesehatan dan berat badan.

Untuk orang-orang dengan usia di atas 65 tahun yang membutuhkan kalori cukup, ngemil makanan seperti buah-buahan dan selai kacang mungkin baik untuk kesehatan. Namun, untuk orang di bawah 60 tahun, ngemil akan menambahkan kalori yang tidak dibutuhkan dan mungkin memicu obesitas.

Meskipun Anda memilih makanan sehat, ngemil bisa saja tetap memberikan dampak negatif. Ini karena setiap kita makan, tubuh mengaktifkan respons peradangan untuk melawan bakteri yang masuk bersama makanan.

Jika terlalu sering makan, memilih makanan yang kurang sehat, dan punya kondisi bawaan tertentu, ini bisa memicu peradangan kronis. Kondisi tersebut bisa mendatangkan masalah kesehatan di masa mendatang, seperti diabetes dan kanker.

Itulah mengapa kebiasaan terlalu banyak ngemil perlu dihindari. Berikut beberapa tips untuk mengatasinya.

1. Pastikan ada kandungan protein dan fiber setiap kali Anda makan. Protein dan fiber membantu kita merasa lebih kenyang. Beberapa saran makanan yang mengandung protein adalah daging tanpa lemak, telur, ikan, tahu, dan kacang. Sementara yang mengandung fiber ada kacang, biji-bijian, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

2. Gunakan bantuan aplikasi untuk mencatat makanan yang Anda konsumsi. Aplikasi seperti ini dapat membantu Anda mengetahui berapa banyak makanan yang sudah Anda konsumsi. Aplikasi ini akan membantu Anda melihat kebiasaan ngemil Anda, dalam kondisi apa Anda banyak makan, dan membantu mempertimbangkan kapan dan apa yang harus Anda makan.

3. Tidur yang cukup. Penelitian yang dipublikasi pada tahun 2008 menyatakan orang yang hanya tidur 4 jam dalam satu malam akan merasa lebih lapar keesokan harinya. Oleh karena itu, ahli menyarankan agar tidur cukup 7-9 jam dalam satu hari. Sebab saat Anda kurang tidur, tubuh kesulitan mengontrol hormone yang mengatur perasaan kenyang dan lapar.

Ngemil sesekali tidak akan menjadi masalah. Jika memang sedang membutuhkan cemilan Anda bisa mengonsumsi makanan seperti buah dengan yogurt, segenggam kacang, atau wortel dengan humus. Apabila cara menghentikan kebiasaan ngemil di atas kurang berhasil, Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan ahli gizi atau terapis. (Putri Shaina)

Sumber: Insider
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers