web analytics
  

Buruh Minta Subsidi Gaji Tak Cuma Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 7 Agustus 2020 17:06 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Buruh Minta Subsidi Gaji Tak Cuma Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Buruh,Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI),Said Iqbal,BPJS Ketenagakerjaan

Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (28/7/2020). Dalam aksinya, massa mendesak PTUN Bandung menolak gugatan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar soal pembatalan Surat Keputusan Upah Minimum Kota/Kabupaten (SK UMK) Jabar tahun 2020 yang dinilai merugikan kaum buruh. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BEKASI, AYOBANDUNG.COM – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta agar pemberian subsidi gaji oleh pemerintah tidak hanya diberikan pada pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan saja.

“Pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta dan tidak terdaftar di BPJS Naker pun harus mendapat subsidi gaji juga. Pakai saja data TNP2K Sekretariat Wapres atau data BPJS Kesehatan,” kata Presiden KSPI Said Iqbal, Jumat (7/8/2020).

Adapun alasan KSPI bahwa yang mendapatkan subsidi bukan hanya yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan adalah, karena semua buruh atau pekerja adalah rakyat Indonesia yang membayar pajak dan mempunyai hak yang sama sebagaimana diatur dalam konstitusi.

“Jadi negara tidak boleh melakukan diskriminasi,” ujarnya.

Siad menilai, jika ada buruh yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka yang salah adalah pengusaha. Mereka dianggap lalai dan tidak mematuhi aturan pemerintah.

“Kalau ada buruh yang tidak terdaftar senagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, yang salah adalah pengusaha yang nakal. Bukan buruhnya,” kata Said.

“Karena menurut UU BPJS, yang wajib mendaftarkan buruh sebagai peserta BPKS Ketenagakerjaan adalah pengusaha,” katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers