web analytics
  

Zoom Bisa Membuatmu Insecure akan Diri Sendiri?

Kamis, 6 Agustus 2020 23:29 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Zoom Bisa Membuatmu Insecure akan Diri Sendiri?, Zoom,Insecure,Media Sosial,Kesehatan Mental

Zoom, aplikasi yang membuat kita sering menatap wajah kita sendiri, bisa membuat kita insecure. (Zoom)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Aplikasi Zoom menjadi salah satu aplikasi andalan untuk konferensi online sejak pandemi. Namun, siapa sangka, Zoom ternyata bisa membuat kita insecure akan diri kita sendiri?

Tentu, konferensi yang dilakukan lewat Zoom memiliki sejumlah keuntungan. Keuntungan paling utama adalah kita bekerja di tengah lingkungan nyaman rumah dan aman dari risiko terjangkit pandemi.

Sayangnya, terlalu lama berkutat di Zoom hanya akan memengaruhi mental dengan buruk.

Satu dari 50 orang di dunia menderita Body Dysmorphic Disorder (BDD) atau penyakit mental yang penderita sangat insecure dengan penampilannya. Penderita kerap terobsesi pada titik-titik tertentu tubuhnya juga “kesempurnaan” penampilan orang lain.

“Berbagai studi kasus menunjukkan beberapa dekade terakhir ini, ketidakpuasan akan kondisi tubuh secara umum, juga kasus ekstrem seperti BDD, meningkat,” tutur psikolog dan ahli dismorfia tubuh, Ben Buchannan.

Penyebabnya? Media sosial.

“Zaman sekarang, kita terekspos pada ilustrasi ‘kesempurnaan’ dengan lebih mudah juga luas akibat penggunaan teknologi sehari-hari,” ujar ahli dismorfia tubuh, Hilary Weingarden. “Tidak sedikit juga kemungkinan orang-orang gagal paham foto dan momen teman-teman mereka di Instagram itu tidak realistis.”

Otak orang-orang yang memiliki ketidakpuasan akan tubuh mereka cenderung sulit membagi perhatian. Mereka akan terobsesi akan penampilan mereka saat berkaca terlalu lama.

Zoom pun dapat membuat orang-orang tidak sengaja melihat diri mereka sendiri terlalu lama dengan tidak sehat.

“Pasien kami ada yang total khawatir akan penampilan mereka selama meeting Zoom, jadi terdistraksi untuk memperbaiki make-up, pencahayaan, atau angle kamera,” kata Ben.

Apabila kamu menderita kegelisahan akan penampilanmu, jangan khawatir, kamu tidak sendiri. Pertama, kamu harus mampu mengakui kamu sudah terobsesi akan penampilanmu sendiri.

“Gejalanya akan jelas saat Anda fokus pada satu area ‘jelek’ tubuh anda terus menerus ketimbang melihat secara keseluruhan,” ucap Hilary.

Untuk itu, mulailah dari hal kecil. Saat Zoom, cobalah untuk tidak melihat wajahmu terus menerus dan fokus pada wajah pembicara.

Apabila terlalu sulit, matikan videomu sebelum mulai menyalakannya kembali dengan keinginan yang lebih kuat.

Terlalu fokus pada penampilanmu akan mengganggu berjalannya otakmu. Bisa-bisa, kamu tidak lagi mampu melihat dirimu sendiri dengan jelas karena terobsesi oleh gagasan yang tidak realistis. (Farah Tifa Aghnia)

     
 
Sumber: Vogue
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers