web analytics
  

Masih di Bawah Umur, Remaja Pembunuh Pacar Tidak Ditahan Polisi

Kamis, 6 Agustus 2020 15:30 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Masih di Bawah Umur, Remaja Pembunuh Pacar Tidak Ditahan Polisi, Pembunuhan,Pembunuhan anak di bawah umur,Kriminal Bandung,Berita Bandung,Polresta Bandung

Ilustrasi (Pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung tidak menahan remaja yang diduga membunuh pacarnya di Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, tersangka pembunuhan tersebut masih dibawah umur, sehingga mendapat penanganan berbeda.

"Tidak ditahan di Mapolres, kami bekerjasama dengan Yayayan Bahtera yang dikelola Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Jadi ditahannya di sana," ujar Hendra, Kamis (6/8/2020).

Bukan hanya tidak ditahan, anak berhadapan dengan hukum juga mendapat tuntutan lebih ringan. Menurut Hendra, pasal yang dikanakan adalah pasal 338 KUHPindana juncto pasal 80,81 dan 82 Undang-undang Perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

"Tuntutan hanya setengahnya, karena masih di bawah umur," ungkapnya.

Pembunuhan tersebut dilakukan pekan lalu, di kamar kos-kosan anak berhadapan dengan hukum (pelaku). Motif pembunuhan karena anak berhadapan dengan hukum cemburu kepada korban yang diduga memiliki pacar lagi.

"Keduanya pacaran, jadi korban dicurigai memiliki pacar lagi karena pernah upload di sosial media," ujarnya.

Korban dibunuh dengan cara dijerat menggunakan tali setelah melakukan hubungan badan di kos-kosan tersangka. Selepas menghabisi nyawa korban, Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) tersebut memasukan jasad korban ke dalam karung, kemudian pergi. Sementara jasad korban dalam karung dibiarkan begitu saja.

Saat pulang, ibu ABH menanyakan isi dari karung yang tergeletak tersebut. ABH kemudian mengakui bahwa dirinya telah melakukan pembunuhan. Bersama ibunya, ABH kemudian menyerahkan diri ke Polsek terdekat.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers