web analytics
  

Selama Sepekan, 927 Warga Jabar Terjaring Operasi Penertiban Masker

Kamis, 6 Agustus 2020 15:16 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional,  Selama Sepekan, 927 Warga Jabar Terjaring Operasi Penertiban Masker, Satpol PP Jabar,Operasi Penertiban Masker,Berita Jawa Barat,Masker Covid-19,Pandemi Covid-19

Kepala Satpol PP Jabar Ade Afriandi (Ayobandung.com/Nur Khansa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Satpol PP Jawa Barat berhasil menjaring 927 warga Jabar terkait pelanggaran aturan tata tertib kesehatan di masa pandemi Covid-19. Ratusan orang tersebut terjaring dalam giat operasi atau patroli yang dilaksanakan sejak 29 Juli 2020 hingga saat ini.

Kepala Satpol PP Jabar Ade Afriandi mengatakan, operasi yang telah dilakukan selama 9 hari tersebut dilaksanakan di fasilitas publik dan tempat pelayanan publik yang termasuk ke dalam aset Pemerintah Provinsi Jabar. Ia menyebutkan, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah warga yang tidak mengenakan masker dengan berbagai alasan.

"Kami sudah dan sedang melakukan operasi penegakan Pergub (Peraturan Gubernur) Jabar nomor 60 Tahun 2020 sejak 29 Juli. Selama 9 hari penegakan aturan tersebut, kami lakukan sosialsiasi dan mencatat pelanggaran," ungkapnya dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Kamis (6/8/2020).

Hasilnya, ia mengatakan, ditemukan warga yang tidak mengenakan masker, warga yang membawa masker tetapi tidak dikenakan, ataupun warga yang mengenakan masker dengan cara yang tidak semestinya. Alasan yang paling banyak dijumpai terkait abainya penggunaan masker adalah karena lupa.

"Alasan yang paling banyak ditemukan di warga yang tidak pakai masker adalah lupa. Ada juga alasan yang perlu jadi perhatian, yakni warga yang tidak peduli dengan adanya Covid-19 dan tidak peduli harus pakai masker," ungkapnya.

Dari 927 orang tersebut, ia memaparkan, sebanyak 104 orang tidak membawa masker, 307 orang membawa masker tapi tidak dipakai, dan 516 orang memakai masker dengan cara yang tidak benar.

"Sanksi pelanggaran berupa teguran lisan diberikan pada 864 orang, sementara 64 orang mendapat sanksi tertulis," ungkapnya.

Dari angka tersebut, ia mengatakan terjaring pula 41 orang PNS yang tidak mematuhi aturan pemakaian masker. Dari 41 orang tersebut, 8,14% di antaranya membawa masker tapi tidak dipakai, dan 3,1% nya memakai masker dengan caara yang tidak tepat.

Di luar alasan lupa mengenakan masker, Ade menyebutkan, warga yang terjaring juga memiliki sejumlah alasan lain terkait keengganannya memakai masker. Di antaranya adalah merasa tidak nyaman mengenakan masker, merasa sulit bernapas, hingga tidak peduli dan sengaja mengabaikan protokol kesehatan.

"Hal ini masih akan terus ditindaklanjuti, kalau 927 orang ini ditemukan melanggar lagi untuk kedua dan ketiga kalinya maka akan ditindaklanjuti sesuai pergub," ungkapnya.

 

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers