web analytics
  

Mengenal PT Yuntex, Produsen Sepatu TNI dan Polri

Kamis, 6 Agustus 2020 05:48 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Mengenal PT Yuntex, Produsen Sepatu TNI dan Polri , PT Yuntex,Sepatu TNI,Sepatu Polri,TNI,Polri,Polda Jabar,COVID-19

PT Yuntex di Bandung sebagai produsen sepatu TNI dan Polri (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- PT Yuntex Bandung di Jalan Cicukang Arcamanik menjadi tempat khusus produksi sepatu untuk instansi TNI-Polri

Pabrik tersebut dapat memproduksi hingga ribuan pasang sepatu khusus TNI-Polri.

Direktur Utama PT Yuntex Bandung Herman Wijaya mengatakan, pada tahun ini pihaknya menerima pesanan produksi sepatu dari total 27 Polda di Indonesia.

"Kami khususkan sepatu ini untuk instansi TNI-Polri. Setahun pengadaan tergantung dari pihak Polda sesuai dengan anggaran," ujarnya di Arcamanik, Kamis (6/8/2020).

Dalam masa pandemi ini, produksi sepatu tetap berjalan walaupun kuantitasnya sedikit berkurang. Ribuan pasang dipesan dari Polda Metro Jaya, Polda Jabar, dan Polda Jatim.

"Memang sedikit terhambat, namun tetap jalan produksinya. Sebab sepatu tetap dibutuhkan oleh TNI-Polri, jadi mungkin dari kuantitas berkurang sedikit, tapi tetap jalan semua," tutur Herman.

Dia mengharapkan produksi berjalan seperti sediakala. Sebanyak 700 orang karyawan bekerja di pabrik tersebut.

"Mudah-mudahan jangan ada pengurangan karyawan, kita tak inginkan ada PHK (pemberhentian hubungan kerja). Semoga pandemi ini cepat berlalu agar produksi dapat normal kembali," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Agus Andrianto melihat langsung ke lokasi pabrik pembuatan sepatu khusus untuk anggota TNI-Polri tersebut. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan perlengkapan peralatan Polri termasuk mengecek kualitas barangnya.

"Bapak Kapolri telah memerintahkan penggunaan produksi dalam negeri," katanya.

Terlihat, ratusan karyawan berada di posisinya sambil memproduksi sepatu yang biasa digunakan anggota TNI-Polri tersebut. Mereka terlibat dalam pemotongan bahan baku, membentuk sepatu hingga dikemas dalam dus. ‎

Agus menjelaskan, walaupun saat ini situasi pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap aktivitas perekonomian, produksi barang dalam negeri harus tetap berjalan. Tujuannya agar ekonomi Indonesia tidak tenggelam dalam menghadapi pandemi.‎

"Jika konsumsi dalam negeri bisa terjaga, serta masyarakat tetap produktif dan aman Covid-19, maka perekonomian nasional dapat terus digerakkan," ucapnya.
 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers