web analytics
  

Izin Prinsip Penggunaan Bahu Jalan Pasar Tagog Padalarang Belum Keluar

Kamis, 6 Agustus 2020 12:44 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Izin Prinsip Penggunaan Bahu Jalan Pasar Tagog Padalarang Belum Keluar, Pasar Tagog Padalarang,PT Bina Bangun Persada,Berita Bandung Barat

Pasar Tagog Padalarang (Irfan Al-Faritsi)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Izin prinsip penggunaan bahu Jalan Raya Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sebagai tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Tagog belum keluar.

Direktur Operasional PT Bina Bangun Persada, Engkus Kusnadi menjelaskan, berbagai upaya telah ditempuh termasuk kelengkapan administrasi dalam melaksanakan pembangunan TPS di bahu jalan tersebut.

"Membangun TPS bagi pedagang Pasar Tagog Padalarang di bahu jalan tidak ujug-ujug. Tentunya ada kesepakatan tertulis dari berbagai pihak termasuk para pedagang pasar juga paguyuban pedagang," katanya, Kamis (6/8/2020).

Pihaknya pun kini tengah mengupayakan izin dari pedagang ruko dan toko  yang terdampak oleh pembangunan pasar sementara tersebut.

"Sampai saat ini kita sudah mengantongi izin dari pedagang ruko dan toko yang terdampak kurang lebih hampir 20-40 pedagang," katanya.

Pihaknya menyiapkan 720 kios dan los bagi para pedagang eksisting Pasar Tagog Padalarang yang nantinya akan berjualan di TPS selama pembangunan tersebut dilaksanakan.

"Persetujuan berupa surat pernyataan persetujuan pedagang, paguyuban pasar dan yang lainnya akan dijadikan lampiran bagi pengurusan surat izin penggunaan bahu jalan," katanya.

Langkah pertama yang akan dilakukan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Bandung Barat untuk memfasilitasi koordinasi dengan pihak berwenang terkait perijinan penggunaan bahu jalan nasional tersebut.

"Semua mekanisme akan kita tempuh dan pelaksanaan pembangunan TPS tersebut akan segera dilakukan sambil memastikan izin prinsip keluar," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Ricky Riyadi mengatakan, pihaknya kini tengah memfasilitasi pihak ketiga yakni PT Bina Bangun Persada mengurus izin penggunaan bahu jalan tersebut.

"TPS tersebut kan berada di jalan nasional, pihak PT Bina Bangun Persada difasilitasi oleh Dishub KBB untuk mengurus izinnya (bahu jalan)," katanya.

Pihaknya saat ini menunggu kelengkapan administrasi seperti surat permohonan penggunaan bahu jalan yang dikeluarkan oleh PT Bina Bangun Persada tersebut.

"Berbagai pihak yang berkaitan erat dengan perijinan tersebut nantinya akan kita undang yang difasilitasi oleh Dishub KBB," katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana
dewanpers