web analytics
  

Kesuksesan Ibadah Haji Jadi Peluang Dibukanya Umrah

Kamis, 6 Agustus 2020 10:50 WIB
Umum - Internasional, Kesuksesan Ibadah Haji Jadi Peluang Dibukanya Umrah, Haji,Jemaah Haji,ibadah haji,Umrah

Ilustrasi (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Suksesnya ibadah haji tahun ini membuat penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) di Indonesia lega. Kesuksesan ini dapat menjadi peluang umrah kembali dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi.

Sekjen Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (Himpuh) Anton Subekti mengatakan, sebagai pelaku usaha di sektor umrah dan haji khusus sangat senang jika Saudi benar-benar resmi membuka umrah. Apalagi sudah banyak jamaah yang tertunda keberangkatannya menunggu segera diberangkatkan.

"Sebagai pelaku usaha dan banyaknya calon jamaah yang tertunda sejak Februari yang lalu, tentu kita menyambut gembira kabar akan dibukanya umrah sekalipun baru berupa sinyal," kata Anton saat dihubungi, Kamis (6/8/2020). 

Sampai saat ini memang belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Arab Saudi umrah akan dibuka. Hal itu seperti disampaikan pejabat pemerintah melalui perwakilannya di KJRI Jeddah yang menyampaikan belum ada kepastian kapan umrah dibuka.

"Merujuk pada penjelasan Konsul Haji KJRI Jeddah Bapak Endang Jumali, sesungguhnya sampai hari ini pemerintah Saudi belum keluarkan rilis resmi kepastian kapan dan bagaimana umrah akan diselenggarakan," katanya.

Anton mengatakan, jika melihat pelaksanaan haji tahun ini, umrah dapat dilaksanakan di tengah pandemi. Namun karena Covid-19 masih melanda dunia,  bisa dipastikan akan diterapkan pembatasan jumlah jamaah dengan seleksi yang ketat.

"Pasti melalui kriteria yang ketat dan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 dan meminimalisasi risiko bagi jamaah," katanya.

Anton mengaku, sampai hari ini himpuh belum tahu umroh akan dibuka kembali. Apakah umrah hanya berlaku bagi warga setempat dan eskpatriat saja seperti haji tahu ini, atau dibuka untuk negara lain juga tapi terbatas semua belum ada kepastiannya.

"Sejujurnya kita belum tahu dampak pembatasan jumlah dan pnerapan protokol kesehatan terhadap kenaikan komponen biaya umrah," katanya.

Sekarang ini Himpuh akan menggelar pertemuan virtual dengan semua anggotanya. Tujuannya untuk membahas informasi terkait adanya prediksi umrah akan dibuka dalam waktu dekat. 

"Insya Allah dalam waktu dekat Himpuh akan menggelar webinar bagi anggota untuk menjawab pertanyaan itu. Mudah-mudahan arab saudi segera merilis pernyataan resmi agar menjadi terang," katanya. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers