web analytics
  

Jerinx SID Dipanggil Polisi Soal Kasus Pencemaran Nama Baik

Kamis, 6 Agustus 2020 05:31 WIB
Umum - Artis, Jerinx SID Dipanggil Polisi Soal Kasus Pencemaran Nama Baik, Jerinx SID,Superman Is Dead,pencemaran nama baik

Jerinx SID. (Instagram/@jrxsid)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Drummer band Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina alias Jerinx hari ini dipanggil Polda Bali terkait kasus dugaan pencemaran nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali memeriksa tiga saksi dalam dugaan kasus yang melibatkan Jerinx.

Direktur krimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho membenarkan hal tersebut saat dihubungi Antara melalui telepon pada Rabu (5/8/2020).

"Sejauh ini sudah ada tiga saksi yang diperiksa, sudah dari IDI Bali, ahli-ahli bahasa, dan nanti Jerinx juga," katanya.

Dia mengatakan, terkait pemanggilan Jerinx untuk dimintai keterangan, akan dijadwalkan pada Kamis (6/8/2020) di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali.

"Jika dalam pemanggilan ini tidak hadir, maka sesuai dengan Kitab Hukum Acara Pidana sudah jelas jemput paksa dengan surat perintah membawa. Mudah-mudahan hadir," katanya.

Yuliar menjelaskan, perihal yang dilaporkan oleh IDI perwakilan Bali, yaitu terkait dengan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik melalui media sosial dalam akun Instagram.

"Sudah ditindaklanjuti oleh Polda dan diberi surat panggilan, sementara dijadikan saksi dulu. mestinya kemarin dia hadir, tapi yang bersangkutan tidak hadir sehingga dilayangkan lagi surat panggilan kedua," katanya.

Dalam dugaan kasus ini, kata dia, terkait dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3), tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Yuliar mengatakan, untuk sementara pemeriksaan sebagai saksi dulu, dan memberikan keterangan terkait dengan laporan itu untuk menjelaskan konteks unggahannya.

"Nanti akan ditindaklanjuti, digelar, kalau ada kita lanjutkan, kalau tidak ya kita hentikan," kata Yuliar.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers