web analytics
  

Kolam Retensi Andir dan Polder Kabupaten Bandung Ditargetkan Rampung 2021

Rabu, 5 Agustus 2020 13:17 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung,  Kolam Retensi Andir dan Polder Kabupaten Bandung Ditargetkan Rampung 2021, kolam retensi,Kolam Retensi Andir,Berita Bandung,Kabupaten Bandung,Pemkot Bandung,BBWS Citarum

Kolam Retensi Rancabolang Bandung (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum masih terus menggencarkan pelaksanaan proyek pengendali banjir di wilayah Bandung Selatan. Salah satunya yang menjadi prioritas pada 2020 adalah pembangunan kolam retensi Andir di Dayeuhkolot dan 5 polder air di Baleendah, Kabupaten Bandung.

Kelima polder tersebut meliputi polder Cipalasari 1 dan 2, Cisangkuy, Cijambe Barat dan Cijambe Timur. Fungsinya adalah untuk mengendalikan genangan air dan banjir akibat aliran dari hulu sungai, sementara kolam retensi digunakan untuk memarkirkan air sementara sebelum kemudian dipompa dan dibuang.

Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Citarum Dadang Karmen mengatakan, tahun ini satuan proyek tersebut masih berada dalam tahap pelelangan. Ditargetkan, November 2020 kontrak lelang sudah dapat disetujui.

"Prosesnya baru lelang, diperkirakan kontraknya di November baru bisa teken" ungkapnya ketika dihubungi, Rabu (5/8/2020).

Proses pembebasan lahan untuk proyek senilai Rp114 miliar ini telah selesai pada 2019. Sehingga, pembangunan fisik diharapkan dapat segera terlaksana setelah kontrak dimulai.

"Pembangunan fisik targetnya pada Desember 2021 sudah selesai semua. Baik kolam retensi Andir-nya maupun kelima polder, karena itu satu paket," ungkapnya.

Ia mengatakan, meski menjadi prioritas, anggaran proyek pengendali banjir ini tak luput dari refocusing guna menangani pandemi Covid-19. Untuk tahun ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyisakan anggaran senilai Rp32 miliar untuk kolam retensi Andir dan kelima polder.

"Dana struktur banyak yang hilang karena harus dialihkan untuk Covid-19, untuk tahun ini disediakan uang muka saja untuk proyek Andir dan kelima polder senilai Rp32 miliar," ungkapnya.

 

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers