web analytics
  

Hati-hati Hand sanitizer Berbahan Metanol yang Berbahaya

Rabu, 5 Agustus 2020 11:06 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati Hand sanitizer Berbahan Metanol yang Berbahaya, Hand sanitizer,metanol,corona,COVID-19

[Ilustrasi] Di tengah pandemi corona, bagaimana cara mendeteksi hand sanitizer yang tidak membahayakan tubuh? (Pixabay/Luisella Planeta Leoni)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Di tengah pandemi corona, bagaimana cara mendeteksi hand sanitizer yang tidak membahayakan tubuh?

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menarik 77 produk hand sanitizer yang mengandung metanol berbahaya, bukan bahan etanol yang aman.

Metanol adalah zat alkohol berbahaya yang dapat menyebabkan mual, kerusakan saraf, dan kebutaan saat diserap melalui kulit dan kematian, jika tertekan.

Sementara para ahli dapat mencium perbedaan antara metabol dan etanol, sebagian besar masyarakat awam tidak dapat membedakannya. Selain itu, bahan 'metanol' tidak akan dicantumkan dalam botol.

Sayangnya, memang tidak ada cara pasti bagi konsumen untuk memeriksa pembersih tangan yang mengandung atau terkontaminasi metanol saat proses penyulingan.

"Saya tidak pernah berharap masyarakat umum tahu seperti apa bau metanol," kata Mike Blaum, kepala penyuling dari Blaum Bros Distilling Co. di Galena, Illinois.

Racun lain yang dihilangkan selama penyulingan memiliki aroma yang berbeda, misalnya bau etil asetat seperti penghapus cat kuku.

"Bau metanol mirip dengan etanol tetapi dengan bau yang sedikit lebih sintetis atau 'kimia'," kata Blaum, dilansir dari Live Science.

"Orang di luar bisnis penyulingan mungkin tidak dapat mengendus perbedaannya, dan terlebih lagi, produsen pembersih tangan mungkin akan menambahkan aroma untuk menutupi setiap bau tanda," kata Blaum.

Selain itu, FDA memperingatkan konsumen untuk waspada terhadap produk yang dipasarkan dengan klaim yang menyesatkan, seperti memberikan perlindungan dalam beberapa jam terhadap Covid-19.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers