web analytics
  

Pandemi Covid-19, Daya Beli Wisatawan Lembang Masih Lesu

Selasa, 4 Agustus 2020 17:55 WIB Tri Junari
Gaya Hidup - Wisata, Pandemi Covid-19, Daya Beli Wisatawan Lembang Masih Lesu, Wisata di Lembang,Pandemi Covid-19

Pengunjung menikmati wahana foto di objek wisata The Great Asia Africa di Lembang, KBB. (Tri Junari)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Meski angka kunjungan ke kawasan pariwisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB)  mulai ramai semenjak kembali dibuka di era new normal. Namun pengelola wisata mengaku pemasukan yang didapat belum bisa menutup biaya operasional. 

Pihak pengelola wisata juga belum bisa memanggil lagi semua para pekerjanya yang diistirahatkan semenjak Covid-19. Pasalnya, tidak sanggup menggaji pekerja mengingat belum ada pemasukan akibat pengunjung yang masih minim.

"Pengunjung memang sudah mulai ramai, tapi jujur kondisi ini belum ideal dan belum bisa menutup biaya operasional kami," kata owner The Great Asia Africa, Lembang, Perry Tristianto, Selasa (4/8/2020).

Dia mencontohkan, pada saat libur long weekend Iduladha lalu, angka kunjungan wisatawan hanya 35% jika dibandingkan kondisi yang sama pada saat keadaan normal. 

Biasanya angka kunjungan perhari wisatawan mencapai 10.000 pengunjung, namun sekarang hanya sekitar 4.000 pengunjung. Meskipun libur weekend pekan lalu ada kenaikan sekitar 20%.

Hal tersebut, lanjut Perry, karena pengunjung kebanyakan masih perorangan atau keluarga. Sementara itu belum ada kunjungan rombongan besar/pariwisata akibat pembatasan penumpang dan mahalnya ongkos perjalanan.

Kondisi tersebut berpengaruh kepada angka kunjungan yang belum maksimal, kendati pemerintah sudah membolehkan kunjungan hingga 50% dari total kapasitas tempat. 

"Saat weekend memang pengunjung mulai ramai, tapi di hari biasa paling rata-rata hanya 300-400 orang. Sementara biaya operasional pengeluaran meningkat seiring penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan," tuturnya.

Dia pun menyoroti daya beli masyarakat yang masih belum pulih. Itu bisa dilihat dari wisatawan yang berkunjung ke The Great Asia Africa, mereka jarang ada yang berbelanja ataupun makan di UKM yang ada di lokasi wisata.

"Kebanyakan adalah yang hanya ingin rekreasi, menikmati suasana alam bebas, setelah sekian lama berdiam diri di rumah. Belum lagi masih banyak warga yang masih takut untuk berpergian atau berkunjung ke tempat wisata," katanya.

Editor: Irfan Al Faritsi

artikel terkait

dewanpers