web analytics
  

Warga Pangalengan Tolak Pengeboran Sumur Panas Bumi PT Star Energy

Selasa, 4 Agustus 2020 16:27 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Warga Pangalengan Tolak Pengeboran Sumur Panas Bumi PT Star Energy, pt star energy,pangalengan,pengeboran panas bumi,panon arum

Warga Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung melakukan aksi unjuk rasa di area PT Star Energy, Selasa (4/8/2020). (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

PANGALENGAN, AYOBANDUNG.COM -- Warga Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung melakukan aksi unjuk rasa di area PT Star Energy, Selasa (4/8/2020).

Mereka menolak pengeboran sumur baru yang dilakukan oleh PT Star Energy untuk pembangkit listrik panas bumi.

Koordinator aksi, Iman Abdurahman, mengatakan saat ini PT Star Energy akan membangun sumur baru untuk eksplorasi panas bumi di kawasan tersebut. Lokasi pengeboran berada di areal pertanian warga.

"Aktivitas pengeboran membabat area pertanian warga seluas 6 hektare tanpa permisi," tutur Iman.

Penggalian sumur baru yang dilakukan di wilayah Panon Arum Desa Margamukti itu, selain merusak tanaman sayuran milik masyarakat sekitar, dikhawatirkan juga berdampak pada kelestarian lingkungan, salah satunya hilangnya sumber air bersih bagi warga.

"Kami juga khawatir bisa menimbulkan bencana seperti beberapa tahun lalu," katanya.

Selama ini, lanjut Iman, pihak Star Energy telah melakukan pengeboran 17 sumur yang sudah beroperasi. Namun selain ke-17 sumur tersebut, terdapat beberapa sumur yang ditelantarkan begitu saja. Sumur yang terbengkalai hanya ditutup dan diingkari agar tidak ada masyarakat sekitar yang masuk ke area sumur.

"Beberapa sumur dibiarkan terbengkalai, kok sekarang malah membuat sumur baru," katanya.

Masyarakat Pangalengan menuntut pengeboran sumur baru dihentikan. Jika masih tetap berlangsung, masyarakat akan kembali melakukan unjuk rasa dengan jumlah massa lebih besar.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers