web analytics
  

Perdes Wisata Diharap Dongkrak Pemasukan BUMDes

Selasa, 4 Agustus 2020 14:31 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Perdes Wisata Diharap Dongkrak Pemasukan BUMDes, Berita Tasik,Wisata Tasikmalaya,Perdes Wisata,Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)

Curug Wedus (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Desa Sepatnunggal, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, berencana membuat Peraturan Desa (Perdes) terkait pengelolaan wisata di wilayahnya.

Adapun tempat wisata yang saat ini mulai ramai dikunjungi yaitu curug Wedus yang terletak di Kampung Bubuay cukup memiliki potensi untuk dikembangkan.

Kepala Desa Sepatnunggal Kecamatan Sodonghilir Yudi Permana mengatakan, pihaknya akan mengelola, membenahi dan menata infrastruktur yang ada di lokasi wisata curug yang sudah dibuka beberapa tahun itu.

"Kalo sudah ada pembenahan, salah satunya bisa menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes). Sementara ini, tempat wisata dikelola oleh Taruna Lingkungan di lokasi curug," ujar Yudi kepada wartawan, Selasa (4/8/2020).

Rencananya, kata Yudi, ke depan akan membuat Peraturan Desa (Perdes) terkait pengelolaan wisata tersebut. Tahun 2021 depan rencananya sudah mulai dikelola oleh Desa.

Sementara ini, belum ada tiket khusus masuk ke lokasi wisata. Namun terkadang para pengunjung memberikan uang sebesar Rp 2.000 untuk yang berjaga di lokasi wisata. Sebetulnya, kata Yudi, tidak ada tarif khusus masuk ke lokasi wisata. Pasalnya, jika di tarif harus ada karcis masuk.

"Terkadang seridonya, namun rata-rata pengunjung memberi uang Rp 2.000. Memang saat ini belum di karcis, karena belum ada Perdesnya. Takut nanti kesannya pungli," kata Yudi.

Yudi berharap,  dengan adanya Perdes, pengembangan curug ini dapat berjalan lancar. Dengan adanya wisata ini, dapat meningkatkan perekonomian warga terutama para pemuda bisa bekerja membantu untuk mengembangkan wisata tersebut.

"Dari sektor pariwisata banyak kegiatan ekonomi yang berkembang. Terlebih, objek wisata baru tersebut merupakan langkah strategis untuk membuka peluang ekonomi masyarakat sekitar," kata Yudi.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers