web analytics
  

Ini Bahaya Kosmetik Bermerkuri bagi Organ Tubuh!

Selasa, 4 Agustus 2020 05:38 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Ini Bahaya Kosmetik Bermerkuri bagi Organ Tubuh!, Kosmetik Merkuri,Kesehatan,Kecantikan

[Ilustrasi] Kosmetik bermerkuri bisa membahayakan kesehatan. (Pixabay/andreas160578)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Merkuri biasanya dijadikan bahan aktif dalam krim pemutih kulit. Jika suatu produk perawatan kulit mengandung lebih dari 1 ppm merkuri, hal itu akan berbahaya.

"Merkuri tidak dapat digunakan lebih dari 1ppm dalam krim kulit," tutur Melanie Benesh dari Environmental Working Group (EWG).

Menurutnya, merkuri bertindak sebagai zat pemutih dan memiliki sifat pengawet tertentu. Artinya, merkuri dapat membantu memperpanjang umur simpan suatu produk.

Dalam kosmetik, kadar merkuri yang tinggi paling sering ditemukan dalam produk yang menjanjikan untuk menghilangkan bintik hitam, noda, dan garis-garis halus.

"Merkuri adalah bahan yang efektif untuk mencerahkan kulit, dengan hasil yang cepat, tetapi harganya melebihi manfaatnya," kata ahli kimia kosmetik, Ginger King.

Ini racun yang dapat merusak kulit dan bahkan organ, katanya, melansir Allure.

Ketika dioleskan, merkuri dikaitkan dengan perkembangan iritasi kulit, ruam, hingga perubahan warna, kata Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis di Rumah Sakit Mount Sinai di New York City.

"Jika diserap, (merkuri) bahkan dapat menyebabkan keracunan merkuri dengan toksisitas pada ginjal dan sistem saraf," katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, efek samping utama merkuri dalam produk perawatan kulit adalah kerusakan ginjal. Di samping apa yang dicatat Zeichner, merkuri juga dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan bahkan psikosis.

Penggunaan kosmetik jangka panjang yang mengandung merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada mata, paru-paru, pencernaan, sistem saraf dan kekebalan tubuh.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers