web analytics
  

Ada Orang yang Makan Banyak tapi Tak Gemuk, Ini Penyebabnya

Selasa, 4 Agustus 2020 05:28 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Ada Orang yang Makan Banyak tapi Tak Gemuk, Ini Penyebabnya, makan banyak,susah gendut,gendut,Kesehatan,Diet Sehat

[Ilustrasi] Orang yang terlihat banyak makan tapi tidak gendut bisa disebabkan sejumlah hal. (Pixabay/Niek Verlaan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Profesor Ilmu Gizi dan Makanan dari University of Rhode Island, Kathleen Melanson, mengatakan, tidak ada penyebab pasti tentang fenomena seseorang yang makan banyak tapi tak pernah gemuk.

"Ada faktor genetik, nutrisi, dan bahkan perilaku yang terlibat, dan sejauh mana masing-masing faktor itu berperan dalam setiap individu sangat bervariasi," ujar Melanson.

Hanya Permainan Persepsi

Telepas dari semua faktor itu, kata dia, bisa jadi hal ini sangat berhubungan dengan persepsi. Banyak orang terlihat makan banyak tapi tak pernah gemuk, padahal sebenarnya mereka tidak makan lebih banyak dari orang kebanyakan.

Misalnya, saat seseorang yang kurus terlihat makan es krim setiap hari, tapi di sisi lain dia hanya mengonsumsi sedikit makanan lain sebagai sumber kalori, adalah hal yang wajar jika orang tersebut tidak akan pernah mengalami kegemukan.

Bisa juga Anda mungkin melihat seseorang yang sangat suka pizza, tapi dia cenderung makan dengan perlahan, lalu akhirnya mudah kenyang dan berhenti makan.

"Jika Anda mengukur kalori orang-orang ini, mereka mungkin tidak makan sebanyak yang Anda pikirkan," kata Dr Frank Greenway, Kepala Petugas Medis Pennington Biomedical Research Center.

"Mereka hanya makan makanan padat kalori ketika mereka makan, hal-hal yang mungkin sulit dilakukan orang lain," sambung Dr. Frank.

Tanpa Sengaja Aktif Olahraga

Selain itu, aktivitas fisik juga membuat perbedaan berat badan menjadi jelas. Beberapa orang banyak bergerak dan melakukan aktivitas olahraga padahal mereka bukanlah atlet.

Misalnya, ada orang yang saat gelisah dan dia punya kecenderungan mondar-mandir, atau ada pula orang yang tipe pekerjaannya sangat aktif secara fisik. Atau, mungkin saja ada perempuan yang sepanjang hari harus berjibaku dengan anak-anaknya dan mengejar-ngejar mereka.

Bahkan beberapa penelitian mengungkap ada beberapa orang yang secara genetik cenderung selalu ingin menggerakkan tubuh mereka. Gerakan ekstra itulah yang membuat mereka mampu meningkatkan metabolisme tubuhnya, lalu energinya banyak terbakar.

Dalam tubuh manusia ada yang dinamakan mitokondria, ini adalah sejenis hormon yang merangsang orang untuk bergerak. Ibarat pembangkit listrik yang menciptakan energi untuk beraktivitas.

Lalu Melason menyebut bahwa semakin banyak mitokondria, berarti semakin banyak kalori yang terbakar.

Namun bagaimanapun, hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan seseorang bisa membakar lebih banyak kalori tanpa berolahraga.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers