web analytics
  

Reproduksi Covid-19 Jabar Meningkat, Emil Minta Warga Disiplin Bermasker

Senin, 3 Agustus 2020 19:27 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Reproduksi Covid-19 Jabar Meningkat, Emil Minta Warga Disiplin Bermasker, Reproduksi Covid-19,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memakaikan masker kepada anak-anak. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan angka reproduksi Covid-19 di Jabar yang meningkat minggu ini. Dalam sepekan terakhir, angka reproduksi kembali berada di atas 1, yakni 1,05.

Padahal, beberapa pekan sebelumnya angka reproduksi sempat konsisten berada di bawah 1. Emil, sapaan Ridwan Kamil mengatakan hal ini salah satunya disebabkan oleh jumlah pengetesan yang meningkat.

"Angka reproduksi Covid-19 di Jabar meningkat seiring pengetesan, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan. Rata-rata dalam seminggu terakhir di 1,05. Harus ditekan lagi untuk tetap di bawah 1," ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (3/8/2020).

Meski demikian, ia mengatakan, sejauh ini tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar masih terkontrol. Hingga saat ini, ruang isolasi yang terisi di rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar berada di angka 28%.

"Rumah sakit masih stabil, ruang isolasi yang dipergunakan 28%. Ini menunjukan mayoritas kasus di Jabar merupakan OTG (orang tanpa gejala), yang tentunya harus lebih diwaspadai," ungkapnya.

Untuk itu, Emil menegaskan agar warga Jabar kembali disiplin mengenakan masker. Pasalnya, hal tersebut merupakan satu-satunya jalan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghambat persebaran Covid-19 sebelum vaksin ditemukan.

"Perjalanan pengetesan vaksin masih panjang, kalau lancar Januari 2021 (vaksin) baru bisa diberikan pada warga Jabar. Selama menunggu 6 bulan ini, kedisiplinan memakai masker menjadi satu-satunya jalan untuk mengurangi penyebaran virus," ungkapnya.

Mulai minggu ini, pihaknya sudah mulai memberlakukan pemberian sanksi denda bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker di ruang publik. Aturan ini telah muncul dalam bentuk peraturan di masing-masing kota/kabupaten.

"Minggu ini pendendaan pakai masker sudah dimulai, dilakukan oleh Satpol PP, TNI dan Polri. Sebaiknya warga disiplin," ungkapnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers