web analytics
  

Usai Bakar Sate, Warga Cibiru Wetan Tewas Dianiaya

Senin, 3 Agustus 2020 18:44 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Usai Bakar Sate, Warga Cibiru Wetan Tewas Dianiaya, Bakar Sate,Cibiru Wetan

Ilustrasi Pembunuhan, (Ayobandung.com)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang pria bernama Andri Rahman (27) warga Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, tewas dianiaya rekannya usai menggelar acara bakar sate, Minggu (2/8/2020) dini hari.

Kasubag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih mengatakan Andri tewas akibat dianiaya oleh rekannya sendiri.

Rahayu menjelaskan, Andri sempat dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis. Namun nyawa korban tak tertolong.

Kejadian penganiayaan terhadap Andri berawal saat ia beserta empat rekannya yakni Puggi, Firdy, Didit dan Iwan sedang bakar sate daging kurban. Mereka bakar sate disekitaran bantaran sungai Cidurian, Kota Bandung.

"Selang berapa lama, kemudian datang dua orang temannya berinisial R dan A. Entah kenapa, temannya yang berinisial R melakukan pemukulan terhadap korban. Hingga korban terjatuh ke sungai," ujar Rahayu, Senin (3/8/2020).

Tak lama kemudian, pelaku R langsung melarikan diri. Andri pun ditolong teman-teman lainnya dan dibawa ke Rumah Sakit Ujungberung untuk mendapatkan perawatan. Setelah mendapatkan perawatan kurang lebih tiga jam, korban meninggal dunia.

"Korban dibawa oleh keluarganya dan dimakamkan ditempat pemakaman yang tidak jauh dari rumahnya. Awalnya keluarga korban tidak akan melaporkan kejadian tersebut. Namun rekan-rekan korban yang melaporkan kejadian itu ke pihak ke Polsek," jelasnya.

Saat ini, petugas kepolisian telah menerima laporan penganiayaan yang menimpa korban. Polisi telah mendalami kasus ini, kemudian melakukan pemeriksaan saksi dan tengah mengejar pelaku penganiayaan. 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers