web analytics
  

Warga Tasik Masih 'Hare-hare' Meski Kasus Covid-19 Meningkat

Senin, 3 Agustus 2020 13:27 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Warga Tasik Masih 'Hare-hare' Meski Kasus Covid-19 Meningkat, COVID-19,Corona,Covid-19 di Tasik,Berita Tasikmalaya,Pandemi Covid-19

Pasar Singaparna (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Berdasarkan catatan gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, hingga Senin (3/8/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 34 orang. Jumlah itu, tersebar di 9 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Namun bagi masyarakat, kenaikan signifikan pasien terkonfirmasi positif itu tidak berdampak pada tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Di lapangan, banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah.

Melihat kondisi itu, anggota TNI Koramil 1211 Singaparna yang merupakan gugus tugas tingkat Kecamatan Singaparna, melakukan sidak penggunaan masker di Pasar Singaparna. Hasilnya, banyak pedagang maupun pembeli yang tidak menggunakan masker.

"Kita lihat di lapangan, memang banyak yang tidak menggunakan masker," ucap Komandan Koramil (Danramil) 1211 Singaparna Mayor Infantri Dedy, Senin (3/8/2020).

Dalam sidak itu, kata Dedy, pihaknya hanya memberikan imbauan dan sosialisasi kepada pedagang dan pembeli untuk selalu menggunakan masker. Terkait soal sanksi denda, lanjut Dedy, itu merupakan kewenangan dari Pemerintah daerah.

"Kita hanya sosialisasi dan imbauan saja, sanksi itu kewenangannya di gugus tugas tingkat Kabupaten atau pemerintah daerah," tambah Dedy.

Sementara itu, Kabid Penegakan Perda Satpol PP, Engkos Koswara menuturkan, pihaknya merasa dilematis disaat akan menerapkan sanksi denda bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker. Hal itu karena, belum terbitnya aturan yang mengatur soal sanksi denda tersebut.

"Kita melangkah khawatirnya salah, karena sampai saat ini aturannya masiih dalam pembahasan. Aturannya terutama teknis pembayaran denda," ucap Engkos.

 

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers