web analytics
  

Dosen yang Lakukan Pelecehan Seksual Minta Maaf ke NU dan UGM

Senin, 3 Agustus 2020 09:37 WIB
Umum - Nasional, Dosen yang Lakukan Pelecehan Seksual Minta Maaf ke NU dan UGM, Pelecehan Seksual,Dosen,Bambang Arianto,Swinger,tukar pasangan,Kelainan Seksual,UGM,Nahdlatul Ulama (NU)

Dosen kampus di Yogyakarta, Bambang Arianto meminta maaf kepada korban pelecehan terkait praktik swinger. (Tangkapan layar Twitter)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Seorang dosen asal Yogyakarta, Bambang Arianto, menyampaikan surat permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia terkait tudingan bahwa dia terlibat dalam pelecehan seksual karena melakukan praktik swinger atau tukar pasangan.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Bambang mengaku sengaja membuat rekaman dengan kesadaran penuh dan tanpa ada paksaan dari siapa pun.

"Saya atas nama Bambang Arianto ingin menegaskan, bahwa pernyataan saya mengenai rencana penelitian tentang swinger kepada banyak perempuan adalah bohong, karena sesungguhnya saya ingin bernaftasi secara virtual semata," kata Bambang yang belakangan menonaktifkan akun Twitter, @BamsBulaksumur pada Minggu (2/8/2020), setelah warganet ramai membincangkannya.

Menurut Bambang, selama ini dia ingin melakukan penelitian tentang tukar pasangan, karena kata swinger sering menghantuinya di setiap waktu dan tempat.

Selain kerap berfantasi secara virtual tentang swinger, Bambang akhirnya berterus terang pernah melakukan pelecehan secara fisik.

"Oleh sebab itu, secara khusus saya minta maaf kepada seluruh korban baik dari UGM Bulaksumur maupun yang lain yang pernah menjadi korban pelecehan saya baik secara fisik maupun verbal sehingga menimbulkan banyak trauma," ucap Bambang.

Bambang pun meminta maaf kepada organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) karena selama ini menggunakan nama NU dan UGM dalam mencari target.

Dia juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan berjanji tidak lagi melakukan perbuatan ini.

Bambang menegaskan, janjinya tidak bakal mengulangi perbuatan tercela itu lagi. Jika di kemudian hari masih melakukan pelecahan seksual, dia siap menerima konsekuensi hukum yang ada.

"Apa yang saya lakukan selama ini tidak diketahui oleh istri saya. Setelah ini saya akan menceritakan kepada istri saya dan meminta dia mendampingi saya dalam melakukan terapi intensif ke psikolog agar bisa terbebas dari penyimpangan dan kelainan," kata Bambang.

Republika.co.id, pada Senin (3/8) pagi WIB, sudah mengonfirmasi permintaan maaf Bambang kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani. Menurut Iva, status Bambang tidak ada kaitannya dengan UGM. "Dari data kami yang kami cek, yang bersangkutan bukan dosen UGM," kata Iva.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Oppo Reno5 Resmi Hadir di Indonesia, Harga Cuma Rp4 Jutaan

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 16:56 WIB

Oppo Reno 5 resmi hadir di Indonesia dan dijual cukup murah sesuai dengan kelasnya yakni Rp4,999 juta.

Umum - Nasional, Oppo Reno5 Resmi Hadir di Indonesia, Harga Cuma Rp4 Jutaan, Spesifikasi OPPO Reno5,OPPO Reno5,Oppo,Reno5,Harga Oppo Reno5,nfc,layar amoled,pemindai sidik jari

Indonesia Cetak Rekor Baru Angka Kematian Covid-19

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 16:54 WIB

Indonesia Cetak Rekor Angka Kematian Covid-19

Umum - Nasional, Indonesia Cetak Rekor Baru Angka Kematian Covid-19, Update Corona Covid-19 Indonesia,Update Covid-19 Indonesia,Covid-19 Indonesia,Positif Covid-19 Indonesia,Sembuh Covid-19 Indonesia

Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 8 Februari 2021

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 16:43 WIB

Pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 26 Januari-8 Februari 2021.

Umum - Nasional, Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali hingga 8 Februari 2021, ppkm jawa bali,PPKM,pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat,Airlangga Hartarto,Presiden Jokowi,COVID-19,aturan ppkm

Ribuan Vaksin Covid-19 di Mamuju Rusak Akibat Gempa

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:47 WIB

Sebanyak 5.080 dosis vaksin Covid-19 di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, rusak akibat gempa pada 15 Januari 20...

Umum - Nasional, Ribuan Vaksin Covid-19 di Mamuju Rusak Akibat Gempa, Vaksin Covid-19,Vaksin COvid-19 di Mamuju Rusak,Vaksin Covid-19 rusak,Gempa Mamuju,Mamuju

Heboh Penampakan Puting Beliung di Wonogiri, BMKG Beri Penjelasan

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:27 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, fenomena itu juga disebut Waterspout.

Umum - Nasional, Heboh Penampakan Puting Beliung di Wonogiri, BMKG Beri Penjelasan, Puting beliung Wonogiri,Fenomena Waterspout,Waterspout Wonogiri,Wonogiri

Harga Meroket, Kementan Klaim Stok Daging Sapi Aman

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:03 WIB

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorar Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan), Fadjar S...

Umum - Nasional, Harga Meroket, Kementan Klaim Stok Daging Sapi Aman, Harga Daging sapi,Stok Daging Sapi,Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Daging Sapi Kementan,Harga Daging Sapi Naik

34.200 Sekolah di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:54 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat baru sekitar 15%  sekolah di Indonesia yang sudah membuka k...

Umum - Nasional, 34.200 Sekolah di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka, Sekolah Tatap Muka,Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim,Sekolah di Tengah Pandemi,Pandemi Covid-19

Persis Umumkan Vaksin Sinovac Halal

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:37 WIB

Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) menyatakan vaksin Sinovac Covid-19 yang digunakan untuk vaksinasi halal. Ke...

Umum - Nasional, Persis Umumkan Vaksin Sinovac Halal, Data Vaksin Covid-19,vaksin sinovac halal,Persis,Persis Putuskan Vaksin Sinovac halal
dewanpers