web analytics
  

China Kerahkan Tim Khusus Tes Covid-19 Besar-besaran di Hong Kong

Minggu, 2 Agustus 2020 20:24 WIB

Tes Covid-19. (Irfan Al-Faritsi)

HONG KONG, AYOBANDUNG.COM -- China akan melakukan tes Covid-19 besar-besar di Hong Kong dengan menerjunkan tim khusus yang berjumlah 60 orang untuk menghentikan gelombang ketiga virus corona.

Menyadur Channel News Asia, tujuh petugas kesehatan China dijadwalkan tiba di Hong Kong pada hari Minggu (2 Agustus), mereka adalah anggota pertama dari tim khusus.

Tim dari Komisi Kesehatan Nasional China tersebut akan melakukan tes Covid-19 secara luas untuk di wilayah tersebut untuk menghentikan gelombang ketiga.

Anggota tim berasal dari dokter di rumah sakit umum provinsi Guangdong sementara tim spesialis beranggotakan enam orang dari Wuhan.

Inisiatif ini adalah pertama kalinya para pejabat kesehatan China membantu Hong Kong dalam pertempurannya untuk mengendalikan virus corona.

Beberapa warga setempat khawatir China mungkin menggunakan ini sebagai alasan untuk mengumpulkan sampel DNA untuk tujuan pengawasan.

Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengatakan pada hari Sabtu bahwa wilayahnya meminta bantuan dari pemerintah pusat karena kebangkitan dalam beberapa kasus.

Kantor berita RTHK melaporkan bahwa Carrie Lam dan jajarannya sedang mempelajari apakah semua orang di Hong Kong dapat menjalani tes Covid-19 tersebut.

Hingga kini, Hong Kong telah melaporkan sekitar 3.400 kasus virus corona dan 33 kematian sejak Januari, jauh lebih rendah daripada kota-kota besar lainnya di dunia.

Namun Hong Kong tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat risiko penularan yang masih tinggi. Dikutip dari Anadolu Agency, kasus infeksi di Hongkong mencapai rekor tertinggi pada akhir Juli.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, ada tambahan 123 lebih kasus di Hong Kong pada 27 Juli, sehingga total menjadi 2.372.

Selain itu ada tambahan dua korban meninggal sehingga jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai 16, kata komisi itu.

Pusat Perlindungan Kesehatan Hong Kong (CHP) mendesak warga untuk tetap tinggal di rumah dan menghindari semua perjalanan tidak penting di luar wilayahnya.

Mengingat situasi pandemi yang parah, CHP meminta masyarakat untuk tidak keluar, melakukan kontak sosial, dan makan di luar.

"Mereka harus mengenakan masker bedah dan menjaga kebersihan tangan yang ketat ketika mereka harus keluar," ujar CHP.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers