web analytics
  

Polres Cianjur Bentuk Tim Khusus Kasus Arisan Miliaran

Minggu, 2 Agustus 2020 19:30 WIB Muhammad Ikhsan

Kapolres Cianjur AKBP Juan Andi Priyanto. (Muhammad Ikhsan)

CIANJUR,AYOBANDUNG.COM -- Polres Cianjur sudah membentuk Tim Siap dan dan Tim Tindak menangani kasus arisan paket CV Hoki Abadi, lantaran korbannya semakin hari semakin banyak.

“Kita sudah menyiapkan Tim Siap dan Tim Tindak menyikapi serta untuk menangani kasus arisan paket, agar semuanya terkendali tidak berbuat anarkis,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Juan Andi Priyanto pada wartawan, Minggu (2/8/2020).

Tidak hanya itu, terang Juang, pihaknya sudah membuka posko aduan kasus arisan ini bagi mereka yang merasa sudah menjadi korban pihak pengelola arisan.

“Kami sudah membuka posko aduan masyarakat korban arisan diduga bodong, karena hingga waktu yang dijanjikan belum juga menepati janji,” katanya.

Sejak dibuka posko, ungkap Juang, sudah ada empat orang korban yang lapor. Kemungkinan mereka sudah tidak percaya lagi dengan janji AH selaku penanggungjawab arisan.

“Sudah ada empat orang korban yang lapor, mungkin mereka sudah tidak tahan dan tidak percaya dengan pengelola arisan saudari AH,” katanya.

Keterangan sementara dari para korban, mereka ikut arisan paket kurban domba dan sapi. Kalau domba setiap bulan setor Rp 15 ribu per bulan, setahun dapat domba. Sedangkan paket sapi, anggota arisan cukup membayar Rp 150 ribu per bulan, dijanjikan pada waktu Iduladha akan diberikan.

“Wajar saja masyarakat tergiur dengan investasi paket kurban yang ditawarkan, tapi hingga kini janji tersebut belum ditepati,” ujarnya.

Diduga korban berjumlah ratusan bahkan bisa mencapai ribuan orang, tidak hanya dari Cianjur, tetapi juga dari luar daerah, seperti Sukabumi, Bogor dan Bandung.

“Informasinya batas waktu yang dijanjikan saudari AH ini besok (Senin, 3/8/2020), kalau sudah lewat batas, kemungkinkan mereka akan membuat laporan ke Polres,” tandasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers