web analytics
  

Ada Klaster Covid-19 di Bandung, Pengelola Bonbin Mengeluh Soal Kunjungan

Minggu, 2 Agustus 2020 14:20 WIB

Sejumlah pengunjung menyaksikan atraksi hewan di Bandung Zoological Garden, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Sabtu (1/7/2020). Libur akhir pekan yang berbarengan dengan hari raya iduladha pada masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19, pengelola membatasi jumlah pengunjung menjadi 30 persen dari kapasitas atau sekitar 1200 pengunjung dengan memberlakukan sistem buka tutup. ((Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi))

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Kasus Covid-19 di komplek Gedung Sate dan Secapa AD, Bandung diklaim pengelola Kebun Binatang Bandung berpengaruh terhadap tingkat kunjungan ke objek wisata tersebut.

Sebelumnya, minat wisatawan datang ke kebun binatang telah turun di masa pandemi Covid-19 dibandingkan sebelum terjadi virus Corona. Kekinian kondisi ini semakin memprihatinkan.

"Orang masih khawatir (Covid-19), pengaruh (kasus) Secapa AD dan Gedung Sate pengaruh ke pengunjung," ujar Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syafi saat dihubungi, Minggu (2/8/2020).

Sebelum pandemi covid-19, menurutnya jumlah pengunjung yang datang pada hari biasa mencapai 700 orang. Namun saat ini mentok di angka 200 orang atau 20%. Sedangkan katanya, di hari Sabtu biasa mencapai 1.500 sampai 2.000 saat ini mentok di 800 pengunjung.

"Hari Minggu rata rata pengunjung datang 4.000 sampai 6.000, sekarang mentok di 2.000 orang," katanya. Ia melanjutkan promosi sudah dilakukan di berbagai lini media massa dan media sosial namun para wisatawan yang hendak berkunjung menanyakan keamanan.

Sulhan mengaku pihaknya menjawab pertanyaaan calon pengunjung bahwa pihaknya semaksimal mungkin menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya, para pengunjung yang datang ke kebun binatang hanya melihat pertunjukan satwa dan langsung pulang. Mereka pun membawa makanan dan minuman sendiri.

"Kita penuh juga khawatir karena khawatir ditutup apabila penerapan protokol kesehatan tidak berjalan. Kegiatan rombongan juga belum dibuka," katanya. Sulhan menambahkan, kondisi satwa saat ini dalam kondisi stabil dan kondisi pegawai baik.

Namun, ia mengatakan gaji karyawan pasca kebun binatang dibuka masih dibayar 80% akibat kondisi ekonomi yang belum stabil. Katanya, mayoritas pengunjung yang datang berasal dari Bandung dan sekitarnya.

"Sekitar Kota Bandung dan luar Kota Bandung ada tapi tidak sevariatif dulu. Kalau dulu Jakarta ke Bandung berkunjung ke kita. Mereka mengamati kalau Bandung kuning waswas, kalau hijau lebih aman. Kita juga jujur mengatakan kondisi di sini (status zona Bandung)," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers