web analytics
  

Kualitas Makanan dan Kesehatan Mental Saling Berhubungan

Minggu, 2 Agustus 2020 10:56 WIB Ananda Muhammad Firdaus
Gaya Hidup - Sehat, Kualitas Makanan dan Kesehatan Mental Saling Berhubungan, makanan sehat,Kesehatan,Kesehatan Mental,Tips Kesehatan

ilustrasi. (Pexels /Min An)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Makanan yang kita konsumsi, tak hanya berpengaruh terhadap fisik. Menurut peneliti sangat penting memilah nutrisi untuk tubuh, karena pengaruh makanan bisa berdampak juga pada kesehatan jiwa.

Banyak ahli mengatakan kekurangan nutrisi penting dapat memicu penyakit mental seperti kecemasan, depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, dan ADHD.

Menurut sebuah studi bersama di University of Melbourne dan Deakin University, ada hubungan penting antara kualitas makanan dan potensi kekurangan nutrisi dengan kesehatan mental.

Peneliti mengatakan seiring dengan serangkaian kondisi medis, psikiatri dan kesehatan masyarakat sekarang harus mengenali dan menerapkan diet serta nutrisi sebagai penentu utama kesehatan mental.

Dilansir The Health Site, berikut beberapa nutrisi yang harus dikonsumsi untuk melindungi kesehatan mental menurut psikatri gizi.

1. Magnesium

Diet kaya magnesium dapat membantu Anda dalam mengatasi depresi dan kecemasan. Makanan mengandung magnesium misalnya kacang-kacangan, tahu, biji-bijian, alpukat, dan pisang.

2. Asam lemak omega-3

Nutrisi ini sangat penting untuk pengembangan dan fungsi sistem saraf pusat. Kekurangan asam lemak omega 3 dapat menyebabkan gangguan mood, kecemasan, depresi, penurunan kemampuan kognitif, hingga pemahaman yang buruk.

Ikan, terutama yang berlemak, biji-bijian, kacang-kacangan dan kacang kedelai adalah sumber nutrisi yang baik.

3. Seng

Kekurangan seng dapat menyebabkan depresi, peningkatan kecemasan, lekas marah dan ketidakstabilan emosional. Banyak studi klinis menunjukkan bahwa pasien yang menderita depresi memiliki kadar seng yang lebih rendah.

4. Vitamin B

Kekurangan vitamin B dapat meningkatkan risiko depresi klinis atau gangguan depresi lainnya.

Gejala kekurangan vitamin B lainnya adalah paranoia, kelainan saraf, depresi, gangguan daya ingat, konsentrasi dan kemampuan belajar.

Sayuran berdaun gelap, kacang-kacangan, daging merah dan biji-bijian adalah sumber vitamin ini.

5. Vitamin D

Vitamin ini mengaktifkan gen yang mengatur sistem kekebalan tubuh dan melepaskan neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin yang memengaruhi fungsi dan perkembangan otak.

Sebuah studi di Belanda menemukan kadar vitamin D yang rendah berkaitan dengan gejala depresi mayor dan minor pada 169 orang yang berusia 65 tahun atau lebih.

Jadi, sertakan makanan seperti ikan berlemak, kuning telur, dan jamur ke dalam pola makan Anda.

Sumber: Himedik.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Benarkah Bersepeda Membuat Kaki Lebih Besar?

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 14:47 WIB

Benarkah bersepeda dapat membuat kaki menjadi lebih besar? Pertanyaan ini seringkali muncul dari banyak orang.

Gaya Hidup - Sehat, Benarkah Bersepeda Membuat Kaki Lebih Besar?, Bersepeda,Manfaat bersepeda,Dampak bersepeda,Bersepeda bikin kurus,bersepeda bikin kaki besar

Jangan Lengah, Waspadai Virus Nipah!

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 14:21 WIB

Pandemi virus Covid-19 masih berlangsung, kini dunia dikhawatirkan dengan risiko dari virus Nipah (NiV). Perusahaan farm...

Gaya Hidup - Sehat, Jangan Lengah, Waspadai Virus Nipah!, Virus Nipah,Waspada Virus Nipah,Mencegah virus Nipah,Sumber virus nipah

5 Manfaat Minum Air Putih Turunkan Berat Badan yang Jarang Diketahui O...

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 12:46 WIB

5 Manfaat Minum Air Putih Turunkan Berat Badan

Gaya Hidup - Sehat, 5 Manfaat Minum Air Putih Turunkan Berat Badan yang Jarang Diketahui Orang, Diet Air Putih,air putih turunkan berat badan,manfaat air putih,manfaat minum air putih,Minum Air Putih

Bolehkah Berkumpul denga Keluarga Besar Setelah Divaksin?

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 11:22 WIB

Di tengah pandemi seperti ini, masyarakat wajib menghindari berkerumun dan bertemu dengan orang banyak termasuk keluarga...

Gaya Hidup - Sehat, Bolehkah Berkumpul denga Keluarga Besar Setelah Divaksin?, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Boleh berkumpul setelah divaksin,Hal yang boleh dilakukan setelah divaksin,Protokol kesehatan vaksin,Protokol Kesehatan

5 Cara Mudah Menstimulasi Pertumbuhan Janggut agar Lebat

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 11:08 WIB

Menjaga kulit di area janggut sesehat mungkin sangat penting agar terhindar dari jerawat dan ketombe. Lalu, bagaimana me...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Mudah Menstimulasi Pertumbuhan Janggut agar Lebat, Cara Cepat Menumbuhkan Janggut,Janggut,Menumbuhkan janggut,Janggut Tebal

Bocor ke Publik, Ini Spesifikasi Vivo S7T

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 10:19 WIB

Vivo S7T digadang-gadang akan menjadi ponsel andalan Vivo.

Gaya Hidup - Sehat, Bocor ke Publik, Ini Spesifikasi Vivo S7T, Vivo S7t,spesifikasi Vivo S7t,Vivo,hp murah 5g

Makan Buah Kiwi Bisa Atasi Insomnia

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 09:59 WIB

Konsumsi dua buah kiwi sebelum tidur menghasilkan peningkatan waktu tidur

Gaya Hidup - Sehat, Makan Buah Kiwi Bisa Atasi Insomnia, buah kiwi,khasiat buah kiwi,kiwi dapat menyembuhkan insomania,penyakit insomania,manfaat buah kiwi

Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis

Sehat Rabu, 27 Januari 2021 | 01:03 WIB

Pasien Covid-19 yang mengalami gejala seperti demam, nyeri tubuh, dan pembengkakkan diimbau untuk tidak berolahraga samp...

Gaya Hidup - Sehat, Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga, Berisiko Miokarditis, Pasien Covid-19,Miokarditis,Pasien Covid-19 Dilarang Olahraga

artikel terkait

dewanpers