web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Lonjakan Kasus Covid di RS Bogor, Dinkes Jabar Lakukan Evaluasi

Minggu, 2 Agustus 2020 09:15 WIB

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama wakilnya, Dedie A Rachim. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebutkan, Rumah Sakit Azra di Kota Bogor tetap beroperasi sambil menunggu hasil kajian dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, setelah menjadi lokasi lonjakan kasus Covid-19.

"Menunggu keputusan, masih konsultasi dengan Dinkes Provinsi Jawa barat," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (1/8/2020).

Ia meminta Dinkes Jawa Barat melakukan kajian mengenai kelayakan RS Azra menjadi rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19.

"Kami minta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk bersama-sama melakukan pengecekan di lapangan dan menilai apakah status RS Azra masih layak menjadi rujukan Covid-19," katanya.

Sebelumnya terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bogor yang bermuara dari RS Azra, dengan jumlah 10 orang positif terinfeksi dalam sehari. Sebanyak 10 orang itu merupakan pegawai RS Azra sebagai petugas keamanan, penerima tamu, hingga petugas parkir.

"Azra total 10 orang, enam (domisili) Kota Bogor, empat orang (domisili) Kabupaten Bogor," sebut Dedie.

Sementara itu, jumlah kasus Covid-19 di Kota Bogor sudah mencapai angka 290 kasus. Ada penambahan delapan kasus positif pada hari ini. Penambahan 10 kasus di RS Azra terjadi pada Sabtu 31 Agustus 2020.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Republika.co.id
Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers