web analytics

40 Pegawai Positif Covid-19, Pemprov Jabar Swab Test 800 Orang Kontak Erat

clockKamis, 30 Juli 2020 18:30 WIB userEneng Reni Nuraisyah Jamil
Umum - Regional, 40 Pegawai Positif Covid-19, Pemprov Jabar Swab Test 800 Orang Kontak Erat,  Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja,Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19,Swab Test

Swab Test. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBADUNG.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan melakukan swab test massal kepada 800 orang yang melakukan kontak erat dengan 40 pegawai Gedung Sate terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan, semua pihak yang kontak erat dengan 40 pegawai terkonfirmasi positif ini pun telah menjalani isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan.

Sebelumnya, 40 pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 ini telah dilakukan pelacakan, siapa saja orang yang berhubungan dekat atau kontak erat dengannya selama seminggu terakhir. Baik di lingkungan kerja hingga tempat tinggal.

"Untuk tracking, mereka semua telah terdata by phone by address saat melakukan PCR di Gedung Sate jadi kami lakukan tracking yang paling kontak erat. Kita teliti satu-satu yang terkonfirmasi ini, seminggu terakhir bertemu siapa dan di mana saja. Kalau tracing 1 orang, bisa ada 20 orang yang kontak dekat, berarti akan ada 800 orang yang harus diuji dan kami lakukan isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan," kata Setiawan dalam sesi keterangan pers virtual di Gedung Sate, Kamis (30/7/2020).

Setiawan menilai berbagai kemungkinan sedianya bisa menjadi sumber penyebab penularan virus kepada 40 orang pegawainya tersebut. Hal ini lantaran Gedung Sate bukan institusi asrama layaknya klaster Covid-19 yang sebelumnya muncul di Jawa Barat melalui kasus klaster Secapa AD. 

"Karena lingkungan Gedung Sate ini bukan sebuah instansi tertutup, tidak seperti Secapa. Pegawai ini setelah selesai kantor mereka pulang ke tempatnya masing-masing dan di antara rumahnya sampai dengan Gedung Sate sangat memungkinkan terjadi kontak di sana," katanya.

Karenanya, Setiawan mengatakan kasus 40 pegawai positif di Gedung Sate ini belum bisa dipastikan sebagai klaster perkantoran karena belum ditemukan pola penularan yang seragam dari ke-40 orang terkonfirmasi positif tersebut. Dia menilai, bukan tidak mungkin mereka tertular dari sumber yang berbeda-beda.

"Hemat kami, ini belum dapat dipastikan bahwa ini klaster perkantoran, karena gedung Sate selama AKB ini cukup terbuka aksesnya, banyak tamu bahkan yang studi banding. Karena pola yang positif ini tersebar di beberapa biro dan biro-biro ini memiliki hubungan kerja dengan luar cukup bervariasi. Jadi kami melihat, belum dapat dipastikan bahwa ini merupakan klaster, karena kami tidak melihat dalam satu pola yang seragam," katanya.

Sementara itu, Setiawan menuturkan temuan pegawai yang terkonfirmasi positif ini seharusnya tercatat sebagai kasus positif di setiap kota atau kabupaten tempat tinggal pegawai. Sehingga penanganan dapat dilakukan bersama pemerintah kabupaten dan kota setempat.

"Setelah terkonfirmasi, kami melakukan demografi di mana mereka tinggal dan kami sudah bisa mengidentifikasi bahwa mereka mayoritas tinggal tinggal Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan beberapa daerah lainnya. Jadi data mereka harusnya masuk ke dalam data kota/kabupaten tersebut," katanya.

Setiawan juga menambahkan, aktivitas pegawai Gedung Sate telah ditutup untuk umum mulai 30 Juli sampai 14 Agustus 2020. Seluruh PNS dan non PNS di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat pun diperintahkan untuk melakukan Work From Home (WFH).

Hal tersebut tertulis dalam Surat Edaran Nomor : 800/117/UM Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat yang ditandatangani Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja.

Dalam surat tersebut tertulis hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 800/111/BKD tentang Penyesuaian Kegiatan dan Sistem Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) di Wilayah Provinsi Jawa Barat, dan berdasarkan perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Lingkungan Sekretariat Daerah.

"Sejak tiga hari lalu, kami bekerja dari rumah, kita juga lakukan disinfeksi terhadap ruangan-ruangan di gedung sate. Dan yang WFH adalah yang benar benar-benar lost kontak dari yang terkonfirmasi," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 20:55 WIB

Musim kemarau di Kabupaten Cianjur sudah mulai melanda dibeberapa wilayah, potensi kebakaran rumah penduduk maupun hutan...

Umum - Regional, Musim Kemarau Melanda, Cianjur Antisipasi Potensi Kebakaran, Musim Kemarau,potensi kebakaran,Kabupaten Cianjur,kekurangan air

Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 19:05 WIB

Plt Direktur Utama RSUD Sayang Canjur, dr. Dharmawan, buka suara terkait somasi yang dilayangkan CV Indo Griya.

Umum - Regional, Disomasi Penyedia Jasa Mamin, Begini Respons RSUD Sayang, Somasi,RSUD Sayang,Cianjur,Pemutusan Kontrak Sepihak,CV Indo Griya

Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:59 WIB

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Purwakarta menggeledah kamar hunian warga binaan setelah terjadinya pen...

Umum - Regional, Geledah Kamar di Lapas Purwakarta, Petugas Temukan Barang Terlarang, Lapas Purwakarta,Kriminal Purwakarta,Berita Purwakarta,Penyelundupan Narkoba

Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:48 WIB

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik adanya sejumlah pihak yang menerima uang suap dalam pengaturan ang...

Umum - Regional, Korupsi Banprov Indramayu, 4 Anggota DPRD Jabar Kembali Diperiksa KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Banprov,Korupsi Pemkab Indramayu,Indramayu,kpk

15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 13:23 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Jabar mencatat ada 15.037 sekolah yang dapat dijadikan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi C...

Umum - Regional, 15.037 Sekolah di Jabar Dijadikan Tempat Vaksinasi Covid-19, Vaksinasi Pelajar,Jadwal Vaksinasi Pelajar,vaksinasi pelajar Jabar,lokasi vaksinasi pelajar Jabar

PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 11:54 WIB

Pemerintah resmi memperpanjang masa PPKM dari 26 Juli sampai 2 Agustus 2021. Perpanjangan ini merupakan perpanjangan ked...

Umum - Regional, PPKM Diperpanjang, Pakar: 3T Belum Optimal, Harus Digenjot, 3T (tracing, testing, treatment),3T,PPKM diperpanjang,PPKM Level 4

Update Covid-19 Jabar 28 Juli 2021: 582.026 Kasus

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 10:41 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 582.026 kasus setelah bertambah 8.589 kasus pada Rabu, 28 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 28 Juli 2021: 582.026 Kasus, Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,update covid-19 jabar hari ini,Update Covid-19 Jabar,data covid-19 jabar hari ini

Dua Daerah Masih Masuk Zona Merah di Ciayumajakuning

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 10:05 WIB

Daerah zona merah atau zona risiko tinggi Covid-19 di Ciayumajakuning telah berkurang, Rabu, 28 Juli 2021. Saat ini ters...

Umum - Regional, Dua Daerah Masih Masuk Zona Merah di Ciayumajakuning, zona covid-19 Cirebon,zona covid-19 Kuningan,Zona Covid-19 Indramayu,zona covid-19 Majalengka,Update zona covid-19 jabar,Cirebon,Kuningan,Majalengka,Indramayu

artikel terkait

dewanpers
arrow-up