web analytics
  

Mantan Bupati Indramayu Klarifikasi Dugaan Korupsi 7 Objek Wisata

Kamis, 30 Juli 2020 12:41 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Mantan Bupati Indramayu Klarifikasi Dugaan Korupsi 7 Objek Wisata, Indramayu,Berita Indramayu,Korupsi,Wisata Indramayu

Wisata Indramayu (Ayocirebon.com/Erika Lia)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Mantan Bupati Indramayu, Anna Sophanah dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Indramayu ihwal dugaan korupsi pada 7 objek wisata di kota tersebut.

Berdasarkan informasi, pemanggilan Anna pada Rabu (29/7/2020) untuk dimintai klarifikasi atas kasus yang tengah disidik kejari. Diketahui, proses itu berlangsung selama sekitar 5 jam sejak pukul 10.00 WIB.

Namun, Anna tak mengonfirmasi ihwal kehadirannya. Dia menyebut, kehadirannya hanya sebagai pemenuhan kewajiban warga yang baik.

"Sebagai warga negara yang baik, saya memenuhi undangan," ujarnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Indramayu, Iyus Zatnika memastikan, pemanggilan itu tak berarti Anna sebagai saksi atas kasus yang tengah mereka sidik.

"Memang ada pemanggilan (terhadap Anna), tapi sebatas klarifikasi dan belum menjadi saksi," terangnya.

Pihaknya mengklarifikasi Anna karena jabatannya sebagai Bupati Indramayu pada 2017-2018. Namun, dia tak membeberkan lebih jauh materi klarifikasi terhadap Anna.

Sejauh ini, dia menegaskan belum ada tersangka pada dugaan korupsi pada 7 objek wisata di Kabupaten Indramayu. BPK diklaimnya masih menghitung kerugian Negara akibat kejadian itu dan kejari masih menanti hasilnya.

Ke-7 objek wisata itu masing-masing Pantai Balongan Indah, Pantai Tirtamaya, Pantai Glayem, Pantai Karangsong, Hutan Mangrove Karangsong, Waterpark Bojongsari, dan Gedung Mutiara Bangsa Indramayu.

Kasus itersebut pun masih dalam pengembangan lebih dalam. Menurutnya, akan ada pihak lain yang pula dipanggil terkait penyidikan kasus tersebut, termasuk dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers