web analytics
  

11 Hal yang Membuat Orang Jepang Begitu Sehat

Rabu, 29 Juli 2020 13:32 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, 11 Hal yang Membuat Orang Jepang Begitu Sehat, Gaya Hidup,hidup sehat,Jepang,Kesehatan

Ada sebabnya loh orang Jepang bisa sehat! Pola hidup dan diet sehat berkontribusi tinggi akan kesehatan masyarakat Jepang. (Pinterest/Beatriz Araya Lobos)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Jepang merupakan negara dengan angka obesitas terendah di dunia. Selain itu, mereka berumur panjang. Tak sedikit lansia Jepang yang hidup hingga 100 tahun!

Semua itu tentu tidak datang murni karena gen. Rupanya, pola makan tradisional Jepang membuat masyarakatnya secara alami lebih sehat ketimbang warga negara lain.

1. Tidak mengonsumsi makanan yang diproses

Contoh makanan yang diproses dari bahan mentah agar bisa dinikmati adalah roti, selai, kornet, dan makanan kalengan. Masyarakat Jepang sudah biasa mengutamakan bahan makanan organik untuk dikonsumsi.

Hal ini pun dapat dilihat dari sistem makan siang sekolah-sekolah dasar Jepang yang sering disorot dunia. Jepang sangat memerhatikan nutrisi makan siang generasi muda masyarakatnya. Pembiasaan memakan makanan sehat sejak kecil menciptakan gaya hidup yang sehat juga.

2. Menjadikan nasi sebagai karbohidrat utama

Masyarakat negara-negara yang menjadikan nasi sebagai karbohidrat utama lebih sehat dari negara-negara yang mengonsumsi roti atau gandum.

Pengonsumsi nasi memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah ketimbang gandum karena tepungnya. Namun, Jepang memakan nasi dengan jumlah sedang karena kandungan glukosa nasi bisa memicu diabetes.

3. Menggunakan piring-piring berukuran lebih kecil

Piring-piring yang biasa digunakan untuk makan sehari-hari beragam dari segi ukuran. Apabila Indonesia terbiasa memakai satu piring untuk mencampurkan karbohidrat dan lauk pauk, Jepang tidak.

Nasi dan lauk pauk dipisahkan dalam piring masing-masing yang berukuran kecil. Orang Jepang tidak hanya memerhatikan sajian makanannya, melainkan juga ukuran piring. Piring kecil secara alami membiasakan porsi makan yang lebih kecil.

4. Jumlah kalori makanan mereka rendah kalori

Komposisi makanan paling umum di Jepang adalah nasi, ikan, atau daging berporsi sedang, dan beberapa menu sayur.

Mereka tidak berlebihan dalam persiapan makanan tapi sering memastikan bahan makanan utuh (lawan dari makanan diproses) hadir di atas meja.

5. Tidak sembarangan memakan camilan

Jepang memiliki gagasan yang disebut “flexible restraint”. Gagasan ini mengizinkan orang tua untuk memperkenalkan anak-anaknya dengan camilan tidak sehat tapi enak.

Namun, gagasan itu pula menekankan konsumsi camilan enak dalam kuantitas sedikit dan jangan terlalu sering.

6. Memakan makanan laut setiap hari

Kecuali Anda memiliki alergi terhadap makanan laut, konsumsi orang Jepang akan makanan laut yang terjadi hampir setiap hari membuat mereka sehat.

Makanan laut menjaga stabilitas omega 3 dan omega 6 dalam tubuh yang berfungsi anti peradangan. Fungsi ini membantu menjaga tubuh dari penyakit kronis.

7. Rumput laut dijadikan makanan lazim

Setiap tahunnya, Jepang mengonsumsi 1.000.000 ton rumput laut. Rumput laut ini mereka konsumsi sebagai camilan atau lauk pauk.

Satu gelas rumput laut mengandung 2 sampai 9 gram protein, potasium yang lebih banyak dari pisang, dan sumber alami iodin yang menjaga kesehatan tiroid Anda.

8. Memakan banyak makanan fermentasi

Makanan tradisional Jepang terdiri atas banyak makanan fermentasi, seperti miso, kedelai, dan natto.

Memakan makanan fermentasi dapat berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan melancarkan pencernaan.

9. Sering meminum teh hijau

Jepang selalu masuk 10 besar negara yang paling sering meminum teh hijau. Ketimbang teh lain, teh hijau memiliki banyak antioksidan. Antioksidan dapat meningkatkan pertahanan akan kanker.

Selain kanker, antioksidan dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kognisi otak. Seseorang yang mengonsumi 5 gelas teh hijau perharinya menurunkan risiko kematian hingga 26%.

10. Sering beraktivitas fisik

Sejak kecil, orang Jepang memiliki pola hidup sehat dari segi aktivitas fisik. Lebih dari 98% anak-anak Jepang jalan kaki atau bersepeda ke sekolah.

Terdapat anjuran beraktivitas fisik sedang hingga berat selama 60 menit agar tetap sehat. Anak-anak Jepang sudah memenuhinya hanya dengan pergi ke sekolah.

11. Masih melestarikan WC gaya jongkok

Meskipun terdengar ketinggalan zaman, WC jongkok lebih sehat ketimbang WC duduk. Buang air besar secara jongkok bisa merawat otot kedua kaki Anda.

WC jongkok juga mengeluarkan isi perut Anda tiga kali lebih cepat ketimbang WC duduk (rata-rata 50 detik).

Apakah Anda tertarik mencoba gaya hidup orang Jepang? (Farah Tifa Aghnia)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers