web analytics
  

Jangan Makan Daging Kurban Berlebihan! Begini Saran Ahli Gizi

Selasa, 28 Juli 2020 16:47 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Jangan Makan Daging Kurban Berlebihan! Begini Saran Ahli Gizi, Daging Kurban,Kolesterol,Kesehatan,Iduladha

Mengonsumsi daging kurban secara berlebihan berisiko terhadap kesehatan. (Pexels/Lukas)

CILACAP, AYOBANDUNG.COM — Dosen Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor, Muhammad Aries, menyarankan agar memasak daging kurban sedikit demi sedikit. Hal itu untuk menghindari konsumsi daging berlebihan saat Iduladha 1441 H. “Anjurannya (konsumsi) sekitar 50-80 gram dalam satu porsi makan,” katanya saat dihubungi via telepon, Selasa (28/7/2020).

Dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang makan 3 kali sehari, konsumsi protein hewani berupa daging kurban dibolehkan asal tetap dalam anjuran.

Saat mengonsumsinya pun harus dengan pedoman bergizi, beragam, berimbang, dan aman.

“Misal, makan ketoprak dengan protein telur di pagi hari, siang boleh dengan daging kurban. Sorenya bisa menggunakan sumber protein hewani yang lain atau masih sama juga tidak apa,” tutur Aries.

Melansir Healthline, Selasa (28/7/2020), ada sejumlah tip yang bisa dicoba dalam memasak daging kurban secara sehat. Pertama, gunakan metode memasak yang lebih lembut seperti merebus maupun memanggang dalam oven.

Batasi asupan daging kurban yang dibakar. Jika dibakar pun, hindari bagian-bagian daging yang hangus atau menghitam. Jangan memaparkan daging langsung ke api dan hindari memasak daging pada suhu di atas 150° C.

Namun, ketika harus memasak dengan api yang tinggi, sering-seringlah membalik daging. Metode memasak dengan panas tinggi ini termasuk memanggang, membakar, dan menggoreng.

Bukan tanpa sebab, metode memasak dengan panas tinggi dapat membentuk senyawa yang tidak sehat seperti heterocyclic amine (HCA) dan policyclic aromatic hydrocarbon (PAH).

Senyawa-senyawa tersebut cenderung terbentuk karena beberapa nutrisi dalam daging bereaksi dengan beberapa komponen lainnya pada suhu yang sangat tinggi. Senyawa tidak sehat itu juga dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara dan pankreas.

Tipnya, marinasi daging sebelum diolah. Marinasi daging dalam minyak zaitun, lemon, bawang putih, atau anggur merah dapat mengurangi HCA hingga 90%. (Ventriana Berlyanti)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers