web analytics
  

Antisipasi Resesi, Ini yang Perlu Disiapkan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2020 11:19 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bisnis - Finansial, Antisipasi Resesi, Ini yang Perlu Disiapkan Masyarakat, Pandemi Covid-19,Virus Corona,Ekonomi,Ekonomi & Bisnis,Resesi,Antisipasi resesi

Ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Beberapa negara di dunia sudah masuk ke jurang resesi. Indonesia bukan tidak mungkin bisa masuk ke hal yang sama di saat pandemi Covid-19 yang masih terus menghantui.

Ekonom dari SBM ITB, Anggoro Budi Nugroho mengatakan, agar Indonesia tidak memasuki jurang resesi, maka perlu langkah yang dipersiapkan masyarakat saat ini.

"Masyarakat harus tetap mengkonsumsi dan jangan terjebak dalam paradoks penghematan," ujarnya kepada Ayobandung.com, Selasa (28/7/2020).

Berdasarkan catatan, sebanyak 50% lebih dari produk domestik bruto (PDB) disumbang oleh sektor konsumsi rumah tangga.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19 terutama saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Indonesia perekonomian Indonesia masih tumbuh 3%.

Di samping itu, penyerapan kebijakan pemerintah berupa paket insentif Covid-19 sebesar Rp490-Rp700 triliun harus dipercepat.

"Fakta bahwa konsumsi masih bergerak menopang pertumbuhan menunjukkan program yang diberikan pemerintah berdampak kepada penyelamatan di masa siklus bisnis rendah," katanya.

Suku bunga Bank Indonesia hingga 4% diharapkan menjaga stabilitas perbankan sebagai mediasi lalu lintas pembayaran.

"Jangan sampai krisis kesehatan berubah menjadi krisis ekonomi atau moneter.

Oleh karena itu, masyarakat jangan panik dengan istilah resesi yang terlalu makro dan institusional.

"Tetaplah belanja sebisa mungkin dengan stimulus yang ada," katanya.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers