web analytics
  

Gojek Diminta Segera Distribusikan Penyekat untuk Ojol di Bogor

Selasa, 28 Juli 2020 10:48 WIB Husnul Khatimah
Umum - Regional, Gojek Diminta Segera Distribusikan Penyekat untuk Ojol di Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim,Berita Bogor,Ojek Online (Ojol),Gojek,Pandemi Covid-19,COVID-19,Corona

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim (Ayobogor.com/Husnul)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meminta agar manajemen Gojek mempercepat produksi dan distribusi alat penyekat antara pengemudi ojek online dengan penumpang.

"Tidak perlu bagus-bagus, cukup buat yang sederhana. Sekat ini bisa menjadi salah satu wujud nyata upaya mencegah penyebaran virus. Gojek harus jadi pelopor," kata Dedie, Selasa (28/7/2020).

Dedie mengatakan bahwa inovasi sekat yang digunakan pengemudi sebagai pemisah dengan penumpang harus dipahami semata-mata untuk urusan kedaruratan kesehatan dan berlakunya tidak hanya di Kota Bogor tapi juga daerah lain.

Dedie juga menegaskan Perwali Nomor 37 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penerapan Sanksi Pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Covid-19 di Kota Bogor, yang dikeluarkan Pemerintah Kota Bogor bermaksud bukan untuk menghalangi warga dalam berusaha atau berkegiatan.

Menurutnya, sekat atau inovasi yang dijalankan merupakan bentuk nyata sebagai upaya bersama dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Pada intinya, aturan yang ada berlaku untuk umum. Namun diakuinya memang kurang nyaman, tetapi ini untuk urusan kedaruratan kesehatan.

"Jangan sampai pemerintah berusaha mencegah penyebaran virus, tapi masyarakat malah memproduksi atau menyebarkan virus," kata Dedie.

Dedie menambahkan, sekat secara tidak langsung mempresentasikan physical distancing yang menjadi upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang tujuannya bukan untuk segelintir pihak, tapi untuk masyarakat secara umum.

"Jangan sampai akibat kecerobohan yang dilakukan segelintir orang atau pihak membuat upaya yang dilakukan pemerintah menjadi kurang maksimal. Jangan sampai juga, zona Kota Bogor yang ada saat ini berubah menjadi zona merah, karena jika berubah semua pihak akan merasakan dampak negatifnya," katanya.

Sementara itu, Head Regional Corporate Affairs Gojek, Arum Prasodjo mengatakan, Gojek sudah menambah penyebaran sekat yang menjadi pemisah antara mitra driver Gojek dengan penumpang.

"Walaupun masih dalam tahap uji coba tetap kami perluas penyebarannya secara bertahap juga dan jumlahnya sudah ribuan. Kami berikan tanpa dikenakan biaya tambahan, baik bagi mitra driver maupun penumpang," kata Arum.

Pada dasarnya sekat yang saat ini masih terus diproduksi dan distribusinya dilakukan secara nasional. Namun untuk tahap awal dilakukan di 8 kota utama, dimana Kota Bogor termasuk salah satunya, lebih khusus lagi Jabodetabek yang tingkat penyebaran dan jumlah drivernya cukup tinggi.

"Secara nasional jumlah mitra driver Gojek ada 1,7 juta," kata Arum.

 

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 20:00 WIB

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, selama empat hari melakukan penyekatan pemudik. Selama itu 1.479 k...

Umum - Regional, 1.479 Kendaraan Menuju Cirebon Diputarbalikkan Polisi, kendaraan diputarbalikkan di cirebon,kendaraan diputarbalikkan,Mudik Cirebon,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Po...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 19:25 WIB

Polisi masih memburu pedagang goreng kulit keliling yang menyebabkan 29 warga di tiga kampung di Kecamatan Cibeber kerac...

Umum - Regional, Bikin Orang Keracunan, Pedagang Goreng Kulit Sapi di Cianjur Diburu Polisi, keracunan Makanan,keracunan goreng kulit sapi,keracunan goreng kulit sapi cianjur,Polres Cianjur

Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 18:26 WIB

Sejak diberlakukannya aturan pelarangan mudik lebaran pada Kamis 6 Mei 2021, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 245.496 ken...

Umum - Regional, Larangan Mudik Tekan Kendaraan Keluar Jabodetabek Hingga 45,5%, Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Mudik Jabodetabek,Mudik Lebaran,larangan mudik lebaran

Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:40 WIB

Kepala Pusat Pengelola Pendapatan Wilayah (P3PDW) Subang Lovita Adriana mengatakan, insentif Pajak Penjualan atas Barang...

Umum - Regional, Kepala P3DW Subang: Relaksasi PPnBM Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pajak,relaksasi pajak,Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),Relaksasi PPnBM

Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sep...

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 17:30 WIB

Tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021, Terminal Pasir Hayam Cianjur sepi pemudik dari luar ko...

Umum - Regional, Warga Cianjur Selatan Tertahan di Kota Besar, Terminal Pasir Hayam Sepi, Terminal Pasir Hayam Cianjur,terminal pasir hayam,mudik cianjur,Penyekatan Mudik Cianjur,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:42 WIB

Selam tiga hari pelaksanaan operasi ketupat 2021, Polres Tasikmalaya Kota telah memutar balikan ribuan kendaraan di 6 ti...

Umum - Regional, 2.298 Kendaraan Diputarbalikan Polres Tasikmalaya Kota , kendaraan diputarbalikkan di tasik,kendaraan dipputarbalikkan,Polres Tasikmalaya Kota,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021

Nasib Konveksi Seragam Sekolah di Tengah Pandemi

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:36 WIB

Belum diperbolehkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota dan Kabupaten Bogor, menjadi duka tersendiri bagi pengusaha...

Umum - Regional, Nasib Konveksi Seragam Sekolah di Tengah Pandemi, konveksi seragam sekolah,konveksi seragam,Pandemi Covid-19,Pandemi,corona

Jalan Raya Gentong Sepi Saat Siang dan Ramai Saat Malam

Regional Minggu, 9 Mei 2021 | 15:21 WIB

Arus lalu lintas di Jalan Raya Gentong yang terpantau di Pos Pengamanan dan Penyekatan di Lingkar Gentong, Kecamatan Kad...

Umum - Regional, Jalan Raya Gentong Sepi Saat Siang dan Ramai Saat Malam, Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasik,kondisi jalur gentong,jalur gentong macet,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

artikel terkait

dewanpers