web analytics
  

Pemerintah Disebut Anak Emaskan PSSI, Ini Komentar Menpora

Senin, 27 Juli 2020 23:38 WIB
Umum - Nasional, Pemerintah Disebut Anak Emaskan PSSI, Ini Komentar Menpora, Menpora Zainudin Amali,PSSI

Logo PSSI (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali membantah pemerintah mengistimewakan PSSI dibanding induk cabang olahraga lainnya.

Hal ini disampaikan Zainudin Amali saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PSSI dan Kemenpora terkait pencairan anggaran Fasilitasi Pelatnas Timnas Indonesia U-19, Senin (27/7/2020).

Kucuran dana sebesar Rp 50,6 miliar diberikan Kemenpora sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap PSSI jelang Piala Dunia U-20 2021 yang memang akan dihelat di Indonesia.

Menurut Zainudin Amali, bantuan yang diberikan Kemenpora kepada PSSI tak ada bedanya dengan bantuan untuk induk cabang olahraga lainnya.

PSSI mendapatkan bantuan anggaran lebih banyak lantaran mereka bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Semua proposal induk cabang olahraga disebut Menpora telah di-review Kemenpora sesuai kebutuhan.

"Yang kami berikan ke induk cabor itu yang terverifikasi. Ini sesuai kebutuhan, jangan dilihat dari besar kecilnya anggaran," kata Zainudin di Wisma Kemenpora, Jakarta.

"Tapi ini harus dilihat dari kebutuhan apa, untuk apa, jadi berdasarkan itu pemberian bantuan atau fasilitas diberikan oleh pemerintah," terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, atensi lebih yang diberikan pemerintah terhadap sepakbola merujuk pada perintah langsung Presiden Joko Widodo.

Saat menunjuk Zainudin Amali sebagai Menpora, Presiden Jokowi pernah berpesan agar politikus Golkar itu bisa membenahi persepakbolaan Indonesia.

"Terkait pendanaan kami siap MoU, dan dalam penggunaan anggaran kami akan pergunakan secara transparan," kata Iwan Bule --sapaan akrab Mochamad Iriawan.

"Mohon maaf, ini karena Presiden, bukan karena tidak atensi pada cabor lain. Pak Menpora saat diangkat jadi menteri itu diminta; 'Jangan lupa sepakbolanya pak'," tandasnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers