web analytics
  

Omzet Pedagang Awug Turun Selama Pandemi

Senin, 27 Juli 2020 16:15 WIB M. Naufal Hafizh
Bandung Raya - Bandung, Omzet Pedagang Awug Turun Selama Pandemi, Awug,Kuliner Sunda,Jajanan,Dampak Corona

Awug, jajanan khas Sunda. (Instagram/@awugibusiti)

CINAMBO, AYOBANDUNG.COM — Kondisi pandemi berdampak langsung pada pendapatan pedagang. Arif, salah seorang penjual Awug, menyatakan hal tersebut saat diwawancara, Senin (27/7/2020).

“Sebelum pandemi, waktu sepinya aja bisa dapat 3 juta per hari. Tapi sekarang (mau) ke 3 juta aja susah,” ujar Arif. Omzet tersebut biasanya bisa diperoleh hanya dari satu cabang yang berada di Ujungberung saja. Tidak diakumulasikan dengan cabang-cabang lain.

Karena keuntungan yang menipis, Arif mengaku sampai harus terjadi pemberhentian beberapa karyawan di cabang-cabang lain. Menurut Arif saat ini keadaan sudah cukup baik, tapi masih belum kembali seperti sebelum pandemi.

Awug merupakan makanan khas Sunda yang terbuat dari tepung beras, kelapa, gula merah, daun pandan, dan sedikit garam. Awug dikukus menggunakan alat berbentuk segitiga yang dinamakan aseupan.

Arif mengatakan, makanan sejenis ini dapat ditemukan di daerah lain seperti Jabodetabek dengan nama Dodongkal, dan di Jawa dengan nama Tiwul.

Arif menerangkan, resep membuat awug bisa disesuaikan dengan keinginan. Ingin yang teksturnya lembut atau tidak, ingin yang manisnya sangat terasa atau tidak. Takaran air juga harus selalu disesuaikan dengan jenis tepung beras agar pas.

Keluarga Arif sudah membuat awug sejak lama, namun Arif mengaku harus belajar selama setahun untuk bisa membuat awug yang enak. Karena memang, menurutnya, membuat jajanan yang satu ini cukup sulit.

Selain dijual untuk camilan dalam kotak-kotak kecil, awug juga dapat dipesan untuk meramaikan makanan hajatan. Biasanya, untuk hajatan, awug disajikan dengan jajanan Sunda lainnya seperti ongol-ongol, kue putu ayu, dan lain-lain.

Untuk Anda yang rindu atau ingin mencoba makan awug, Anda bisa mendatangi Awug Ibu Siti tempat Arif berjualan. Lokasinya di jalan A.H. Nasution Nomor 148, di seberang Alun-alun Ujungberung. (Putri Shaina)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers