web analytics
  

Ini 6 Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Kota Bandung

Senin, 27 Juli 2020 15:57 WIB
Bandung Raya - Bandung, Ini 6 Lokasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Kota Bandung, Vaksin Covid-19,Uji klinis vaksin Covid-19,Kesehatan,Bandung Hari Ini

[Ilustrasi] Petugas medis melakukan rapid test di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Kamis (23/7/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Uji Klinis Vaksin Covid-19 di Kota Bandung akan dibagi dalam 6 tempat.

Vaksin Covid-19 yang akan diujicobakan merupakan vaksin buatan perusahaan Cina, SinoVac. Pengujicobaan klinis di Bandung ini hasil kerja sama Universitas Padjajaran dan PT Bio Farma.

Koordinator Uji Klinis Vaksin Covid-19 Prof Kusnandi Rusmil mengatakan, penelitian uji klinis vaksin untuk mengatasi infeksi virus corona tipe baru (SARS-CoV-2) akan dipusatkan di 6 tempat di Kota Bandung.

Tim peneliti akan memusatkan kegiatan uji klinis vaksin untuk mengatasi Covid-19 di Kampus Universitas Padjadjaran di Jalan Eyckman, Kampus Universitas Padjadjaran Dipatiukur, Puskesmas Garuda, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, dan Puskesmas Ciumbuleuit.

"Itu pusat penelitiannya. Tapi siapa pun masyarakat yang mau ikut boleh-boleh saja. Kita penelitiannya di sana, jadi kalau mau ikut silakan ke sana, nanti daftar dulu," kata Kusnandi di Balai Kota Bandung, Senin (27/7/2020).

Dia mengatakan, relawan yang ingin mendaftar mengikuti uji klinis vaksin harus memenuhi beberapa persyaratan, antara lain dalam kondisi sehat, berusia 15 hingga 59 tahun, dan tidak memiliki penyakit berat.

Koordinator Lapangan Uji Vaksin Covid-19 Eddy Fadlyana berharap uji klinis bisa dilaksanakan awal Agustus 2020. Jumlah relawan yang mengikuti uji klinis vaksin ditargetkan 1.620 orang.

Eddy mengatakan, pendaftaran peserta uji klinis vaksin akan dibuka setelah ada rekomendasi dari Komite Etik.

"Supaya semuanya bagus, subjeknya bagus dan anggota penelitiannya juga enggak akan terjadi apa-apa. Itulah tujuan dari Komite Etik," katanya.

Dia menjelaskan, nantinya relawan yang mengikuti uji klinis vaksin Covid-19 tetap bisa menjalankan kegiatan sehari-hari sebagaimana biasa dengan pantauan dari tim peneliti.

"Hidup normal aja. Seperti orang mau naik haji disuntik (vaksin) influenza kan kita ke mana-mana, sama aja. Biasa-biasa aja dan enggak usah diisolasi," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers