web analytics
  

Dede Yusuf: Demokrat Tidak Tinggalkan PKS di Pilkada Kabupaten Bandung

Jumat, 24 Juli 2020 15:51 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Dede Yusuf: Demokrat Tidak Tinggalkan PKS di Pilkada Kabupaten Bandung, Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Demokrat,Pilkada Kabupaten Bandung 2020,Pilkada Serentak 2020

Dede Yusuf (Suara.com)

BALEENDAH, AYOBANDUNG.COM -- Pengurus DPP Partai Demokrat Dede Yusuf, menyebut bubarnya koalisi dengan PKS karena masalah komunikasi di antara kedua partai.

Menurutnya, secara prinsip Demokrat tidak meninggalkan PKS tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu.

Dia mengibaratkan, Demokrat yang tidak diajak komunikasi ketika bertamu di rumah PKS.

"Kalau tiba-tiba pemilik rumah tidak ada, kemudian tamunya pergi, tidak lantas akan dianggap pergi tanpa permisi," tutur Dede, Jumat (24/7/2020).

"Bagaimana mau permisi, kalau yang punya rumah tidak ada," imbuhnya.

Dengan demikian, kata Dede, menjadi hal wajar jika komunikasi tidak berjalan baik. Maka, Demokrat memutuskan menyudahi wacana koalisi dengan PKS di Pilkada Kabupaten Bandung.

Politik santun yang dianut Demokrat, lanjut Dede, bukan hanya berpatokan pada komitmen yang dibangun, tapi juga menjunjung tinggi komunikasi yang baik.

Koalisi antara Demokrat dengan PKS bubar setelah partai berlambang bintang mercy memilih haluan membentuk koalisi baru dengan PKB dan Nasdem.

Pihak PKS beranggapan kalau koalisi masih terjalin, mengingat selama ini Demokrat tidak pernah menyatakan secara resmi memutuskan komitmen yang telah dijalin.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers