web analytics
  

Makan Ikan Mentah, Pria Ini Kehilangan Sebagian Hati

Jumat, 24 Juli 2020 04:21 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Makan Ikan Mentah, Pria Ini Kehilangan Sebagian Hati, Bakteri,hati,ikan,kurang matang,Kesehatan

[Ilustrasi] Bakteri. (Pixabay/WikiImages)

BEIJING, AYOBANDUNG.COM -- Seorang lelaki asal Cina terpaksa harus kehilangan separuh organ hatinya setelah sepasukan parasit cacing pipih bertelur di dalam tubuhnya.

Parasit itu ada di dalam tubuhnya diduga kuat karena laki-laki itu mengonsumsi ikan yang kurang matang.

Pasien itu datang ke Rumah Sakit Rakyat Hangzhou dengan keluhan kehilangan nafsu makan, kelelahan, sakit perut, dan diare. Sesuai laporan rumah sakit, pria berusia 55 tahun itu telah berjuang dengan kondisi tersebut selama 4 bulan terakhir. Setelah pemeriksaan, dia didiagnosis menderita klonorkiasis yaitu infeksi yang disebabkan cacing pipih parasit yang dikenal dengan istilah Chinese liver fluke.

Selama pemindaian, para dokter melihat kantung berisi nanah berukuran panjang 19 sentimeter, lebar 18 sentimeter, dan kedalaman 12 sentimeter di lobus kiri hati pasien. Kantung itu juga memiliki banyak tumor yang tumbuh.

Para dokter pertama-tama mengeringkan cairan tumor dan mengurangi ukurannya sekitar setengahnya. Namun ketika pemindaian dilakukan tiga pekan kemudian, masih menunjukkan peradangan dan tumor pada hati, sehingga tidak ada pilihan lain selain memotong bagian yang sakit dari organ.

Setelah mereka menghilangkan bagian organ hati yang sakit, ditemukan telur-telur berbentuk bola lampu yang tak terhitung.

Sementara para dokter bertanya-tanya tentang penyebab infeksi parasit ini, pasien itu ingat dirinya sempat makan ikan yang lezat di kota kelahirannya. Alih-alih memasaknya sampai matang, ikan itu hanya dipanaskan selama beberapa detik.

Dari hidangan ikan itu, pasien diyakini telah menelan kista cacing pipih yang kemudian menetas di ususnya dan berenang ke hatinya. Menurut dokter, pada tahap awal gangguan hati, pasien hanya menunjukkan gejala ringan atau bahkan tak bergejala. Inilah alasan mengapa pasien itu membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan bantuan medis.

Parasit memiliki tingkat reproduksi tinggi dan dapat menghasilkan sekitar 1.400 hingga 2.000 telur yang dapat hidup antara 20 hingga 30 tahun. Pada kasus yang serius, infeksi dapat menyebabkan kerusakan jaringan hati, sirosis hati, dan bahkan kolangiokarsinoma, kanker saluran empedu yang fatal.

Seperti yang dijelaskan WHO, larva cacing sungai Cina yang berenang bebas, yang dikenal sebagai miracidia, pertama kali dicerna oleh siput sebelum mereka bereproduksi dan meninggalkan inang pertama untuk menemukan ikan air tawar. Mereka biasanya menembus di bawah sisik ikan, encyst, dan kemudian menunggu untuk dimakan oleh mamalia. Kemudian, mereka bertelur di saluran pencernaan mamalia untuk menyelesaikan siklusnya.

Ada beberapa makanan yang bisa menimbulkan efek berbahaya saat dimakan mentah atau setengah matang. Daftar ini tidak hanya mencakup daging dan telur mentah, tetapi juga banyak sayuran. Berikut beberapa makanan yang harus dimasak matang sebelum dikonsumsi, seperti dilansir di laman The Health Site, Kamis (23/7/2020).

1. Kentang

Makan kentang mentah dapat menyebabkan kembung dan masalah pencernaan lainnya karena mengandung pati yang tahan pencernaan. Kentang yang memiliki bercak hijau atau bercak, tidak boleh dimakan bahkan setelah dimasak. Bintik-bintik hijau itu mengandung racun yang disebut solanin, yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

2. Kacang merah

Kacang merah mentah mengandung fitohaemagglutinin yaitu racun yang dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan keracunan makanan.

3. Hot dog

Jangan makan hot dog langsung dari paket. Meskipun hot dog dalam kemasan datang sebelum dimasak, mereka dapat terkontaminasi oleh bakteri Listeria, yang hanya dapat dihancurkan dengan memanaskannya kembali ke suhu yang aman.

4. Susu

Susu mentah atau susu yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung bakteri seperti E.coli dan Salmonella, yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan.

5. Kecambah

Kecambah muda dimakan oleh banyak orang dianggap sebagai makanan sehat,. Namun para ahli mengatakan kecambah alfalfa dan lobak mungkin memiliki bakteri berbahaya seperti E.coli, Salmonella, dan Listeria yang mengintai di dalamnya.

6. Terong

Terong mentah mengandung solanin, racun yang sama yang ditemukan dalam kentang hijau. Persentase kandungan toksin lebih tinggi pada terong muda yang dipanen lebih awal. Meskipun sedikit terong mentah mungkin tidak menyebabkan keracunan solanin, yang terbaik adalah tetap berada di sisi yang aman dan memasaknya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers