web analytics
  

Kota Bandung Zona Oranye, Izin Markas Persib di GBLA Bagaimana?

Rabu, 22 Juli 2020 16:18 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Bandung Raya - Bandung, Kota Bandung Zona Oranye, Izin Markas Persib di GBLA Bagaimana?, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),Kota Bandung,Persib,liga 1

Stadion GBLA (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Liga 1 2020 kembali bergulir pada 1 Oktober. Kompetisi strata tertinggi sepak bola Tanah Air itu akan kembali berdenyut usai penangguhan sebagai imbas pandemi Covid-19.

Untuk mengarungi lanjutan Liga 1 2020, Persib berencana menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markas. Di tiga laga awal kompetisi, skuat Maung Bandung menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai markasnya.

Terkait izin penggunaan Stadion GBLA, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bandung Eddy Marwoto belum bisa memberikan jawaban pasti. Terlebih, status penyebaran virus corona di Kota Bandung masih fluktuatif.

Eddy mengakui, pihaknya harus berdiskusi lebih jauh dengan pimpinan daerah perihal ini. "Untuk masalah ini (pemberian izin) mungkin akan lapor terlebih dahulu kepada Pak Wali Kota atau Pak Wakil Wali Kota," kata Eddy melalui sambungan telepon, Rabu (22/7/2020).

Pada awal Juli, Pemkot Bandung sudah memberikan sinyal positif kepada skuat Maung Bandung untuk menggunakan Stadion GBLA. Selain infrastruktur stadion dinilai layak, Kota Bandung saat itu berada dalam zona biru penyebaran Covid-19.

Namun status penyebaran Covid-19 di Kota Bandung meningkat pekan ini berdasarkan pembaruan level kewaspadaan Covid-19 di Jawa Barat. Kota Bandung kini berstatus dalam kategori zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19.

Mengutip data yang diperoleh dari Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov), 20 kecamatan sudah masuk ke zona biru (baik) sedangkan 11 lainnya masuk ke zona merah (buruk).

Dengan status ini, Pemkot Bandung dipastikan segera melakukan rapat terbatas untuk mengevaluasi dan menentukan kebijakan yang akan diambil setelah adanya perubahan status.  

Meski begitu, Eddy mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 37 tahun 2020, tentang pedoman pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Berdasarkan perwal ini, setiap kegiatan olahraga bisa digelar jika telah mendapatkan izin dari Wali Kota Bandung selaku Ketua Umum Gugus Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

"Sementara Perwalnya belum direvisi. Masih mengacu Perwal nomor 37 tahun 2020. Kita masih menunggu perkembangan hasil evaluasi dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 untuk Kota Bandung," katanya.

Eddy juga menyebut, sampai saat ini Manajemen Persib belum mengajukan kembali surat perizinan untuk penggunaan Stadion GBLA. Pada awal Juli, Persib sempat mengajukan izin penggunaan Stadion GBLA untuk fasilitas latihan. Hanya saja, sesi latihan kolektif tim dibatalkan karena tim belum lengkap.

"Untuk saat ini Persib belum mengajukan surat. Pada saat awal bulan Juli akan mengajukan permohonan penggunaan Stadion GBLA untuk latihan akan tetapi tidak jadi karena para pemainnya belum kumpul semuanya atau belum berada di Bandung. Sampai saat ini belum mengajukan surat permohonan kembali," ujarnya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers