web analytics
  

Unpad Ungkap Alasan Vaksin Covid-19 Tiongkok Diuji di Indonesia

Rabu, 22 Juli 2020 15:55 WIB Nur Khansa Ranawati
Gaya Hidup - Sehat, Unpad Ungkap Alasan Vaksin Covid-19 Tiongkok Diuji di Indonesia, Unpad,Bio Farma,Vaksin Covid-19

Ketua tim riset Fakultas Kedokteran Unpad Prof. Dr. Kusnandi Rusmil (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM -- Saat ini, tim riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran bersama Bio Farma akan melakukan uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech, Tiongkok.

Indonesia menjadi salah satu dari lima negara yang menjadi tempat uji klinis bakal vaksin tersebut.

Ketua tim riset Fakultas Kedokteran Unpad Prof. Dr. Kusnandi Rusmil mengatakan, Tiongkok menjadi salah satu negara terdepan dalam pengembangan vaksin Covid-19 karena negara tersebut adalah tempat darimana virus berasal.

Hingga saat ini, penelitian mereka adalah yang paling siap karena para ilmuwan telah lebih dulu berjibaku dengan penyakit tersebut dibanding negara lain.

"Penyakit ini pertama merebak di Cina, sehingga pada waktu merebak mereka melakukan penelitian tentang vaksin. Jadi Cina sekarang sudah melakukan penelitian vaksin fase 1 dan 2," ungkapnya dalam konferensi pers di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Bandung, Rabu (22/7/2020).

Ia mengatakan, penelitian dalam membuat vaksin adalah proses yang panjang. Mulai dari mencari antigen hingga melakukan pengetesan terhadap hewan dan manusia. Setidaknya ada 3 fase yang perlu ditempuh sebelum vaksin tersebut dinyatakan aman dan ampuh digunakan untuk khalayak luas.

"Vaksin ini secara fisik dan kimia sudah stabil. Kalau sudah stabil, lalu diuji kepada kera. Dari sana bila aman, vaksin akan membentuk zat anti," ungkapnya.

Setelah pengetesan terhadap binatang berhasil, selanjutnya adalah uji coba tahap pertama pada manusia. Untuk bakal vaksin ini, terdapat 50-100 orang yang telah dites pada fase pertama.

"Dari 50 orang itu vaksin ini teruji aman tidak menyebabkan penyakit. Hanya reaksi demam di 20% orang dan itu wajar. Kemudian vaksin ini menimbulkan zat anti penyakitnya," ungkapnya.

Keberhasilan penelitian fase pertama tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang dapat diakses khalayak luas. Penelitian kemudian berlanjut ke fase 2 dengan menguji 400 orang.

"Ternyata di Cina (hasil penelitian fase 2) bagus dan sudah dipublikasikan juga. Penelitian kemudian berlanjut ke fase 3, karena selain dilihat dari segi keamanan dan efektivitas, (vaksin) juga harus multicenter," ungkapnya.

Oleh karena itulah, bakal vaksin ini diujikan di 5 negara untuk dilihat konsistensi hasilnya. Kelima negara tersebut adalah Amerika Latin, India, Bangladesh, Indonesia dan Chile.

"Kalau di 5 negara ini hasilnya aman, baru boleh dijual. Keamanannya sudah teruji berkali-kali," ungkapnya.

"Jadi kalau ada yang menanyakan kenapa pakai vaksin Cina, ya karena selama ini yang sudah mengerjakan (penelitian) fase 1 dan 2 baru Cina. Yang lain baru mau mulai," tambahnya.

Ia menyebutkan saat ini Indonesia sangat membutuhkan keberadaan vaksin Covid-19 karena kondisi persebaran virus semakin hari semakin tinggi. Untuk itu, kerja sama dengan lembaga peneliti yang telah lebih dulu merintis baka vaksin dengan hasil penelitian mumpuni adalah hal yang perlu dilakukan.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 20:48 WIB

Pakai dua masker selama pandemi mungkin merupakan cara yang sangat efektif untuk melindungi diri Anda dari virus corona,...

Gaya Hidup - Sehat, Pakar Kesehatan Sarankan Pakai Dua Masker untuk Cegah Covid-19, Pakai Dua Masker,Cegah Covid-19,Pakar Kesehatan

Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 15:44 WIB

Saat Anda mengalami diare, sembelit terus menerus, disertai feses berdarah sebaiknya perlu curiga ini tanda kanker kolor...

Gaya Hidup - Sehat, Sering Diare Disertai Darah Bisa Jadi Tanda Kanker Kolorektal, kanker,Kanker Kolorektal,gejala Kanker Kolorektal,tanda Kanker Kolorektal,mencegah kanker,mencegah  Kanker Kolorektal

Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 13:15 WIB

Penderita diabetes mungkin kesulitan untuk leluasa mencicipi menu makanan yang lezat. Makanan sehat adalah salah satu 's...

Gaya Hidup - Sehat, Cara agar Penderita Diabetes Bisa Makan Enak dan Sehat, Diabetes,Jam Makan Penderita Diabetes,cara mengobati diabetes,makanan sehat untuk penderita diabetes,makanan sehat diabetes,mengobati diabetes,mencegah diabtes

Apakah Dexamethasone Masih Manjur untuk Pasien Varian Baru Covid-19?

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 11:29 WIB

Obat steroid berharga murah yang mampu menyelamatkan nyawa pasien Covid-19 semestinya ampuh pada pasien yang terinfeksi...

Gaya Hidup - Sehat, Apakah Dexamethasone Masih Manjur untuk Pasien Varian Baru Covid-19?, obat covid-19,varian baru Covid-19,Dexamethasone,harga Dexamethasone

Tinggalkan Protokol Kesehatan Usai Divaksin adalah Tindakan Egois

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 09:30 WIB

Ada saja orang yang beranggapan bahwa orang yang telah divaksin Covid-19 akan kebal terhadap virus. Mereka mengira tida...

Gaya Hidup - Sehat, Tinggalkan Protokol Kesehatan Usai Divaksin adalah Tindakan Egois, Vaksin Covid-19,COVID-19,Corona,protokol kesehatan covid-19,Protokol Kesehatan,prokes

6 Perubahan Fisik yang Jadi Tanda Stres

Sehat Selasa, 26 Januari 2021 | 07:23 WIB

Orang-orang yang menyembunyikan rasa stresnya kemungkinan tetap akan memunculkan beberapa tanda stres.

Gaya Hidup - Sehat, 6 Perubahan Fisik yang Jadi Tanda Stres, Tanda Stres,Cara Mengatasi Stres,stres,Melepas Stres,tips redakan stres

Bukan Cuma Pakaian, Begini Cara Hangatkan Tubuh di Musim Dingin

Sehat Senin, 25 Januari 2021 | 23:18 WIB

Menjaga kondisi tubuh dengan menjaga kehangatannya di saat musim dingin adalah satu salah satu cara kita mempertahakan...

Gaya Hidup - Sehat, Bukan Cuma Pakaian, Begini Cara Hangatkan Tubuh di Musim Dingin, musim dingin,menghangatkan tubuh,Musim Hujan,Kalori,Kaus Kaki,tidur,Zat Besi,vitamin,Makanan,Pedas,Olahraga,cairan

Susah Tidur? Makanan Ini Mungkin Membantumu

Sehat Senin, 25 Januari 2021 | 23:11 WIB

Tubuh sejatinya bisa bekerja dengan baik salah satunya bila dijaga dengan kualitas tidur yang baik pula.

Gaya Hidup - Sehat, Susah Tidur? Makanan Ini Mungkin Membantumu, kualitas tidur,tidur,tips tidur,Tidur Nyenyak,sulit tidur,Insomnia,Kacang,jus,Salmon,buah,wijen,ubi

artikel terkait

dewanpers