web analytics
  

Selain untuk Diet, Ini Khasiat Menakjubkan Teh Hijau

Selasa, 21 Juli 2020 13:41 WIB M. Naufal Hafizh
Gaya Hidup - Sehat, Selain untuk Diet, Ini Khasiat Menakjubkan Teh Hijau, Teh Hijau,Diet,kanker,Kesehatan,Penyakit Jantung,Kolesterol

Teh hijau yang populer di kawasan Asia sejak dahulu kala, memiliki banyak khasiat dan manfaat yang baik bagi kesehatan. (Pixabay/PublicDomainPictures)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Teh hijau sudah dikenal khasiatnya bagi kesehatan tubuh sejak berabad-abad lamanya, bahkan sebelum masehi. Berasal dari jenis tumbuhan Camellia sinensis, teh hijau dibuat dengan cara dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi, atau bisa juga dihasilkan langsung dengan menyeduh daun teh tersebut.

Teh hijau merupakan minuman populer di Asia, terutama di daratan Tiongkok, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Timur Tengah, Asia Tenggara, dan semakin meluas popularitasnya ke negara-negara Barat.

Kandungan teh hijau itu sendiri di antaranya adalah antioksidan (polifenol) yang tinggi. Antioksidan sendiri memiliki kegunaan dalam melawan radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu teh hijau juga memiliki kandungan katekin dalam bentuk molekul epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang dapat menghambat tumorigenesis. Senyawa katekin tersebut memiliki dampak yang baik dalam menghentikan kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh. Teh hijau juga mengandung vitamin B, asam folat, mangan, kalium, magnesium, dan kafein.

Manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh dengan mengonsumsi teh hijau secara tepat dan rutin di antaranya sebagai berikut.

Menurunkan berat badan

Teh hijau dapat meningkatkan laju metabolisme dan membantu pembakaran lemak di tubuh, serta melancarkan pencernaan. Senyawa katekin yang terkandung dalam teh hijau sebagai bahan yang bertanggung jawab dalam membakar lemak tubuh.

Mengurangi risiko penyakit jantung dan kolesterol

Sebuah penelitian menunjukkan antioksidan atau polifenol dalam teh hijau kemungkinan mampu menghalangi kolesterol diserap usus sekaligus membantu menyingkirkannya. Mengonsumsi teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida, serta mampu menaikkan kadar kolesterol baik.

Kandungan antioksidan di dalam teh hijau juga memiliki kemungkinan efektif untuk mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah, khususnya pada penyakit arteri koroner. Antioksidan juga dapat mencegah kolesterol jahat (LDL) mengalami oksidasi. LDL yang mengalami oksidasi, merupakan salah satu pemicu penyakit jantung.

Mengurangi risiko diabetes

Manfaat yang dikandung teh hijau dapat meningkatkan kinerja insulin serta membantu mengurangi kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus 2.

Sebuah studi di Jepang membuktikan, konsumsi teh hijau mampu menurunkan risiko diabetes melitus tipe 2, hingga 42%. Dalam 7 penelitian, dengan total responden lebih dari 200.000 orang, orang yang rajin minum teh hijau dapat terhindar dari risiko diabetes sebesar 18%.

Diabetes melitus 2 dipicu oleh tingginya kadar gula dalam darah dan ketidakmampuan tubuh menghasilkan insulin. Dengan rutin mengonsumsi teh hijau, kamu  bisa mengurangi risiko terkena penyakit diabetes ini.

Menangkal sel kanker

Kandungan antioksidan tinggi pada teh hijau mampu melindungi bagian tubuh yang berisiko menjadi lokasi pertumbuhan sel kanker. Kandungan antioksidan atau polifenol dalam teh hijau ini terbukti mampu mengurangi pertumbuhan tumor.

Beberapa jenis kanker yang dipercaya dapat dicegah, berdasarkan beberapa riset, adalah kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker prostat. Terutama untuk wanita, rutin mengonsumsi teh hijau dapat menurunkan risiko terkena kanker ovarium dan kanker endometrium.

Banyak sekali manfaat teh hijau bagi kesehatan, bukan? Namun perlu diingat, mengonsumsi teh hijau walaupun dia merupakan tanaman herbal yang alami, tidak boleh secara asal. Ada beberapa hal yang kamu harus diperhatikan ketika ingin mengonsumsi teh hijau.

Jika kamu menginginkan khasiatnya untuk menurunkan berat badan, sebaiknya nikmati teh hijau dalam keadaan hangat. Kamu bisa seduh teh hijau dengan air panas dengan suhu 80-90 derajat Celsius.

Sebaiknya teh hijau dikonsumsi sebanyak 3-4 kali sehari. Waktu terbaik untuk meminumnya adalah setelah sarapan, karena minum teh dalam kondisi perut yang kosong dapat merangsang produksi asam lambung. Kamu juga bisa mengonsumsi the saat siang maupun malam setelah makan.

Kalau kamu ingin merasakan efektivitas teh hijau dalam membakar lemak, sebaiknya tidak mencampurkan bahan apapun ke dalam teh hijau. Kita mengenal minuman seperti matcha latte yang memiliki kalori tinggi, tidak cocok untuk diet.

Teh hijau juga mengandung kafein, meski jumlahnya tidak sebanyak kopi, namun tetap dapat membuat kamu jadi susah tidur. Sebaiknya kamu meminum teh hijau kurang dari 2 jam sebelum tidur. (Fariza Rizky Ananda)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers