web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini Jurus DJP Jabar I Siapkan Generasi Muda Sadar Pajak

Kamis, 16 Juli 2020 19:35 WIB Redaksi AyoBandung.Com

Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor saat memberikan sambutan pada acara Pajak Bertutur 2020 yang digelar di Gedung Keuangan Negara Bandung, Rabu (15/7/2020). (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor menyebut generasi muda memiliki peran penting dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, dibutuhkan masyarakat yang sadar dan peduli akan pentingnya pajak dalam pembangunan bangsa dan negara.

"Menyongsong Indonesia Emas pada 2045, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menginisiasi Program Inklusi Kesadaran Pajak untuk mengintegrasikan materi kesadaran pajak dengan kurikulum pendidikan," kata Neil saat memberikan sambutan pada acara Pajak Bertutur 2020 yang digelar di Gedung Keuangan Negara Bandung, Rabu (15/7/2020).

Ia berharap, jika para siswa sudah diperkenalkan dengan pajak dan manfaatnya sejak dini, maka pada saatnya nanti mereka akan menjadi Wajib Pajak yang tertib dengan memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya dengan benar. 

Dukungan dari elemen pendidikan, para pendidik, dan tenaga kependidikan sangat diperlukan untuk menyukseskan program Inklusi Kesadaran Pajak

"Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi sebesar besar-besarnya kepada seluruh SMA peserta kegiatan ini, atas dukungan dan kerjasamanya dalam kegiatan Pajak Bertutur Tahun 2020," imbuhnya. 

Acara yang diikuti 161 siswa SMA ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Pajak Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 14 Juli 2020. "Tahun ini merupakan tahun ketiga kami memperingati Hari Pajak. Kali ini mengambil tema Bangkit Bersama Pajak dengan Semangat Gotong Royong," jelasnya.

Tema ini dipilih karena saat ini Indonesia sedang dalam masa memerangi pandemi Covid-19. "Oleh karena itu juga acara ini yang biasanya diselenggarakan secara langsung (bertatap muka), kita laksanakan dengan menggunakan teknologi video conference," tuturnya. 

Kegiatan ini diadakan serentak oleh 34 Kanwil DJP di seluruh Indonesia, tak terkecuali oleh Kanwil DJP Jawa Barat I. Neil menyebutkan acara ini bertujuan untuk memberikan awareness atau kepedulian bagi para siswa untuk lebih memahami peran penting pajak yang merupakan modal dasar untuk membangun bangsa ini.

"Sekarang masih kelas 10 sampai dengan kelas 12. Ketika nanti punya penghasilan sendiri, anak-anak wajib membantu negara ini agar pembangunan berjalan lancar, juga tercapai kemandirian bangsa ," katanya. 

Lebih lanjut Neil menjelaskan kontribusi pajak dalam APBN. "Total APBN kita sekitar Rp2.200 triliun. Seperti yang sudah kita pahami bahwa Pajak memberikan kontribusi yang cukup besar dalam sumber pendapatan dalam APBN. Pajak memberikan kontribusi sebesar 70% atau sekitar Rp1.577 triliun," ungkapnya. 

Penerimaan dalam APBN inilah yang digunakan untuk membiayai pembangunan, salah satunya adalah sektor pendidikan.

"Dalam APBN 2020, sektor (pendidikan) ini mendapat alokasi sebesar 20% atau sekitar Rp492,5 triliun yang merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Anggaran ini juga dinikmati oleh para siswa, khususnya SMA negeri. SMA pasti ada gurunya, ada sekolahnya, butuh buat bayar listriknya, dan lain-lain tetapi siswa tidak dipungut biaya," ucapnya.  

Neil mengatakan, sekarang ini, negara membutuhkan pembiayaan yang cukup besar untuk penanggulangan Pandemi Covid-19. Di sinilah peran serta Wajib Pajak secara gotong royong dengan menjalankan kewajiban perpajakannya secara baik dan tidak menunda.

"Wajib Pajak merupakan pahlawan, karena dari merekalah negeri ini dapat terus maju melakukan perbaikan dan pembangunan," ujarnya. 

Neil berharap dengan adanya Inklusi Kesadaran Pajak Sejak Dini, para siswa ini, suatu saat nanti akan dapat berkontribusi untuk negeri melalui pembayaran pajak. "Hari ini dengan Pajak Bertutur mereka belajar memahami, esok nanti merekalah (yang menjadi) pahlawan sejati. Aamiin," pungkas Neil.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers