web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Penderita Diabetes Mesti Batasi Karbohidrat, Ini Sebabnya

Kamis, 16 Juli 2020 10:10 WIB

[Ilustrasi] Diabetes. (Pixabay/Tumisu)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Penderita diabetes mesti membatasi asupan karbohidrat. Karbohidrat memang nutrisi yang dibutuhkan setiap orang. Namun di sisi lain, karbohidrat memengaruhi kadar gula darah.

Banyak ahli merekomendasikan penderita diabetes membatasi atau bahkan secara drastis mengurangi asupan karbohidrat.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan penderita diabetes mengonsumsi karbohidrat sekitar 45% dari kalori harian mereka. Artinya, untuk asupan 2.000 kalori setara dengan sekitar tiga atau empat porsi karbohidrat.

Jennifer Smith, Direktur di Lifestyle and Nutrition at Integrated Diabetes Services di Madison, Wisconsin, mengatakan, bagi penderita diabetes pola makan yang baik bukan hanya soal menghitung gram dan kalori.

"Memilih makanan bergizi adalah kuncinya," kata Smith, dilansir Insider.

Ada dua jenis karbohidrat, kompleks dan sederhana.

Karbohidrat kompleks ditemukan dalam makanan seperti kentang, biji-bijian, dan jagung, menyediakan nutrisi dan serat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Sedangkan karbohidrat sederhana ada di dalam buah dan susu, serta makanan olahan seperti yang ditemukan dalam makanan ringan, permen, soda, dan makanan penutup.

Berbeda dengan karbohidrat kompleks, karbohidrat sederhana mengenai aliran darah secara cepat dan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah lebih tinggi.

Smith menambahkan, nasi putih, roti putih, dan 'Fruit Loops' (sereal) tidak sehat bagi penderita diaebtes.

Diet rendah karbohidrat membantu menstabilkan kadar gula darah

Ada bukti bahwa makan lebih sedikit karbohidrat memiliki hasil yang lebih baik dalam mengendalikan diabetes, dan semakin sedikit, semakin baik.

Salah satu caranya dengan melakukan diet ketogenik rendah karbohidrat dan tinggi lemak, yang secara umum makan tidak lebih dari 50 gram karbohidrat per hari.

Ketika tubuh kekurangan karbohidrat, kandungan glukosa dalam darah lebih sedikit. Untuk bertahan hidup, tubuh akan memasuki kondisi yang disebut ketosis, yakni ketika tubuh memproduksi keton yang memungkinkannya menggunakan lemak sebagai sumber energi alternatif pengganti glukosa.

Diet ketogenik mengharuskan orang makan daging, kerang, telur, kacang-kacangan, salad, sayuran dan keju. Kuncinya adalah mengonsumsi lebih banyak lemak daripada karbohidrat agar tubuh menggunakan keton sebagai energi, yang tidak meningkatkan kadar glukosa darah.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers