web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Panwascam Diminta Awasi Protokol Kesehatan Pilkada Tasik

Kamis, 16 Juli 2020 06:45 WIB Irpan Wahab Muslim

Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat kerja dan bimbingan teknis (bimtek) persiapan pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada Tasikmalaya bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Rabu (15/7/2020). (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat kerja dan bimbingan teknis (bimtek) persiapan pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pilkada Tasikmalaya bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Hotel Grand Metro Tasikmalaya, Rabu (15/7/2020).

Dalam kegiatan tersebut pengawas pemilu ditingkat kecamatan dan desa diingatkan untuk melaksanakan pengawasan sesuai protokol kesehatan demi menjaga keselamatan dan kesehatan baik pengawas maupun masyarakat di tengah Covid-19.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda mengatakan, bimtek persiapan pengawasan coklit daftar pemilih tetap ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada pengawas pemilu baik di tingkat kecamatan dan desa.

“Agar dalam pengawasannya betul-betul melekat, karena permasalahan DPT itu dari pemilu ke pemilu itu hampir sama terkait dengan munculnya data ganda dan data warga yang sudah meninggal, masih banyak, jadi kami akan memberikan pemhaman itu,” ungkap Dodi.

Menurut Dodi, dalam melaksanakan pengawasan di tengah masuk kebiasaan baru atau wabah Covid-19 ini, memang harus benar-benar dilakukan dengan baik. Karena kerawanan pemilu apalagi ditengah pandemi sekarang seperti bantuan sosial bisa disalahgunakan.

“Jangan sampai digunakan sebagai media untuk berkampanye dan sosialisasi oleh siapapun yang mencalonkan bupati/wakil bupati di Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Tasikmalaya,” terang Dodi.

Ditambahkan Dodi, setelah diaktifkannya para pengawas pemilu dilapangan, Bawaslu sendiri sudah melaksanakan standar dan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan di tengah Covid-19 ini.

“Ini sangat penting, dalam rangka mengawasi, untuk tetap menjaga kesehatan kita sebagai penyelenggara dan kesehatan masyarakat,” kata Dodi.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Abduh menambahkan kaitan pelaksanaan pengawasan di tingkat kabupaten, kecamatan termasuk desa di tengah Covid-19 ini, tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan dinas kesehatan dan tim gugus tugas.

“Baik di tingkat kecamatan dan desa harus dilaksanakan pengawasan sesuai protokol kesehatan, jangan sampai pengawas atau panwascam ketika tidak ada kegiatan masker atau alat pelindung diri tidak digunakan,” ungkap Abduh.

Karena, tambah Abduh, jangan sampai penyelenggara pemilu dalam hal ini pengawas dari Bawaslu terinfeksi, reaktif bahkan positif Covid-19 karena tidak melaksanakan protokol kesehatan.

“Pelaksanaan pengawasan pemilu harus betul-betul menggunakan peralatan protokol kesehatan, jangan sampai malah menularkan kepada masyarakat. Bawaslu sendiri sudah memfasilitasi standar pengawasan bagi pengawas, berupa handsanitizer, sarung tangan dan masker,” ucap Abduh. 

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers