web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Bakal Calon Wakil Bupati Bandung Dicecar Bawaslu Selama 1 Jam

Rabu, 15 Juli 2020 18:39 WIB Mildan Abdalloh

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Usman Sayogi. (Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bakal Calon wakil bupati bandung Usman Sayogi dipanggil Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2020). Pemanggilan Usman berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik aparatur sipil negara (ASN).

Kira-kira satu jam, Usman dicecar puluhan pertanyaan oleh Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bandung, Komarudin, terkait kehadiran Kepala Bapenda Kabupaten Bandung dalam penyerahan SK rekomendasi bakal calon bupati dan wakil bupati bandung di DPP Partai Golkar beberapa hari lalu.

Komarudin mengatakan, Usman diduga melanggar kode etik ASN karena hadir saat penyerahan SK rekomendasi bakal calon bupati dan wakil bupati bandung, dia didapuk menjadi bakal calon wakil bupati berpasangan dengan Nia Agustina oleh Partai Golkar.

"Selama diklarifikasi, dia kooperatif dan menjawab semua pertanyaan," tutur Komarudin.

Komarudin mengatakan jika Usman hadir dalam acara penyerahan SK karena diundang oleh Partai Golkar.

"Katanya sebelum ke Jakarta, dia sudah mengundurkan diri. Bukti surat pengunduran dirinya juga ada dan ditunjukan kepada kami," katanya.

Selain menanyai Usman, Komarudin juga mengaku sudah meminta keterangan kepada tiga orang saksi termasuk Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan.

"Dari keterangan-keterangan yang kami dapatkan, setelah ini kami akan melakukan kajian yang akan kami bahas dalam rapat pleno yang hasil klarifikasinya akan kami rekomendasikan ke Komisi KASN," katanya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers