web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Teras Sunda Cibiru Sepi Pengunjung

Rabu, 15 Juli 2020 17:15 WIB M. Naufal Hafizh

Keadaan Destinasi Wisata Teras Sunda Cibiru di Jalan Raya Cipadung, Kota Bandung, Senin (6/7/2020). (Putri Shaina)

CIBIRU, AYOBANDUNG.COM — Sejumlah fasilitas umum harus ditutup selama pandemi. Salah satunya Teras Sunda Cibiru.

“Iya, ditutup sejak pemberlakuan PSBB,” tutur Firmansyah, salah seorang sekuriti yang berjaga di Teras Sunda. Fasilitas yang diresmikan tahun 2018 dan biasanya ramai oleh berbagai acara kesenian itu kini kosong melompong. Padahal, sebelum pandemi menyerang, hampir setiap hari pengunjung berlalu lalang di Teras Sunda. Baik yang mengadakan pementasan seni maupun sekadar berfoto.

Menurut Firmansyah, sudah banyak kegiatan yang terdaftar akan diselenggarakan di Teras Sunda. Namun, seluruh agenda itu harus dibatalkan karena kebijakan terkait pandemi.

Kawasan Teras Sunda Cibiru pun ditutup, meski sesekali satu atau dua pengunjung yang ingin berfoto diperbolehkan masuk asalkan menggunakan masker.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung memang sudah berakhir sejak 26 Juni 2020. Namun, Firmansyah belum tahu kapan Teras Sunda Cibiru kembali dibuka. “Iya, belum tahu sampai kapan.”

Teras Sunda Cibiru adalah fasilitas yang dibangun Pemerintah Kota Bandung di Jalan Jend. A.H. Nasution, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Seperti dilansir dari laman resmi Humas Bandung, Teras Sunda Cibiru diresmikan pada Rabu (31/10/2018). Selain sebagai pusat pengembangan seni dan budaya, tempat ini diperuntukkan sebagai destinasi wisata.

Pembangunan Teras Sunda menghabiskan anggaran sekira Rp7,9 Miliar. Dana tersebut hanya dialokasikan untuk membangun aula, rumah seniman, tempat workshop, dan musala, tanpa menghitung biaya interiornya.  (Putri Shaina)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers