web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Nasib Usman Sayogi Di Tangan Bawaslu dan KASN

Rabu, 15 Juli 2020 18:54 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi Pilkada. (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bandung Wawan A Ridwan menyerahkan nasib Usman Sayogi kepada Bawaslu dan KASN.

Usman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung diduga telah melanggar kode etik ASN karena menghadiri acara penyerahan SK rekomendasi bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati bandung di DPP Partai Golkar beberapa hari lalu.

"Kemarin saya dipanggil oleh Bawaslu untuk klarifikasi berkaitan dengan dugaan pelanggaran netralitas ASN yang melibatkan Usman Sayogi. Memang menjadi tupoksi kami di BKPSDM berkaitan dengan masalah kepegawaian," tutur Wawan, Rabu (15/7/2020).

Dugaan netralitas ASN yang menyangkut Usman Sayogi kata Wawan merupakan kewenangan bawaslu untuk memutuskan bersalah atau tidaknya yang kemudian direkomendasikan kepada KASN jika dianggap memenuhi unsur pelanggaran.

"Kaitan kehadiran Usman dalam penyerahan SK itu dianggap melanggar atau tidak, kami serahkan sepenuhnya kepada Bawaslu. Tentu kami akan beri sanksi apabila sudah ada ketetapan dari KASN," katanya.

Wawan melanjutkan, netralitas ASN menjadi salah satu perhatiannya dalam Pilkada, mengingat dalam sejumlah aturan seperti Undang-undang nomor 5, PP 53 dan PP 42 diatur mengenai kewajiban ASN agar netral dalam pemilu.

"Kami selalu mewanti-wanti agar ASN selalu menjaga netralit selama momen politik. Jangankan berpihak kepada salah satu partai, atau pasangan calon, menyukai postingan di sosial media saja tidak boleh," katanya.

Namun kata Wawan, masih terdapat ASN yang kurang mengetahui aturan tersebut. Sosialisasi dan imbauan mengenai netralitas ASN dalam pemilu selalu dilakukan.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers